Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut dan wilayah pesisir. Namun, kerusakan dan hilangnya mangrove akibat aktivitas manusia menyebabkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan laut, mengidentifikasi dampak hilangnya mangrove terhadap lingkungan pesisir, mengetahui faktor-faktor penyebab kerusakan mangrove di Indonesia, serta mendeskripsikan upaya rehabilitasi dan pengelolaan mangrove secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, jurnal nasional, dan sumber referensi terkait ekosistem mangrove di Indonesia. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui proses pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mangrove berfungsi sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat berbagai biota laut, penyerap karbon, serta penyaring sedimen dan polutan. Hilangnya mangrove menyebabkan meningkatnya abrasi pantai, menurunnya kualitas perairan, rusaknya habitat biota laut, dan berkurangnya potensi ekonomi masyarakat pesisir. Kerusakan mangrove dipengaruhi oleh alih fungsi lahan, pencemaran lingkungan, penebangan liar, serta rendahnya kesadaran masyarakat. Upaya rehabilitasi melalui penanaman kembali mangrove, edukasi masyarakat, pengembangan ekowisata, dan penguatan kebijakan lingkungan menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dalam pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.