Esti Handayani
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Diversifikasi Pangan Lokal Dan Preferensi Konsumsi Umbi-Umbian Pada Generasi Muda Kota Pekanbaru Esti Handayani; Sufian Hamim; Raden Iman Al Hafis
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12024

Abstract

Diversifikasi atau penganekaragaman pangan lokal merupakan salah satu upaya dalam mendukung ketahanan pangan dengan cara mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap satu komoditas pangan saja terutama untuk konsumsi beras. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan diversifikasi pangan lokal terhadap preferensi konsumsi umbi-umbian pada generasi muda di Kota Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan di kawasan kuliner Jalan Cut Nyak Dhien Kota Pekanbaru pada bulan Mei sampai dengan. Juni 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 60 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan rata-rata skor untuk mengukur persepsi responden terhadap implementasi kebijakan diversifikasi pangan lokal dan analisis persentase untuk mengetahui preferensi konsumsi umbi-umbian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi generasi muda terhadap implementasi kebijakan diversifikasi pangan lokal berada pada kategori setuju dengan rata-rata skor sebesar 3,20. Responden menilai bahwa diversifikasi pangan penting dalam mendukung ketahanan pangan di Kota Pekanbaru, namun promosi dan inovasi pangan lokal masih perlu ditingkatkan. Preferensi konsumsi umbi-umbian pada generasi muda tergolong cukup baik, terutama terhadap produk olahan umbi-umbian yang dikemas secara modern dan menarik. Sebanyak 88,33% responden tertarik membeli produk pangan lokal dengan kemasan modern dan 86,67% tertarik mencoba produk kekinian berbahan dasar umbi-umbian. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan diversifikasi pangan lokal perlu didukung oleh inovasi produk dan strategi promosi yang sesuai dengan karakteristik generasi muda. Meskipun pemerintah telah mengimplementasikan kebijakan diversifikasi pangan melalui beberapa program ketahanan pangan, tingkat konsumsi pangan lokal khususnya umbi-umbian pada generasi muda perkotaan masih relatif rendah dibandingkan pangan berbasis beras dan gandum. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan dan perilaku konsumsi masyarakat yang perlu dikaji lebih lanjut.