This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Ari Wibowo
PGSD FKIP Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Puzzle Pancasila (PUZZCA) Untuk Mengembangkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas II SD N Suryodiningratan 3 Anjeli Fanni Virskya; Ari Wibowo
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18790

Abstract

Kemampuan siswa sekolah dasar untuk berpikir kritis masih rendah, khususnya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila yang cenderung disajikan secara konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya membangun alat pembelajaran yang konkret, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Puzzle Pancasila (PUZZCA) sebagai media pendukung pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas II SD Negeri Suryodiningratan 3 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, tes pretest–posttest, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PUZZCA dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media. Instrumen penelitian memenuhi kriteria valid dan reliabel. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa penggunaan media PUZZCA meningkatkan keterlibatan siswa serta membantu siswa memahami nilai-nilai Pancasila secara lebih konkret. Temuan ini menunjukkan bahwa media PUZZCA memiliki peran penting sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dalam mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.