Kemampuan siswa sekolah dasar untuk berpikir kritis masih rendah, khususnya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila yang cenderung disajikan secara konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya membangun alat pembelajaran yang konkret, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Puzzle Pancasila (PUZZCA) sebagai media pendukung pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas II SD Negeri Suryodiningratan 3 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, tes pretest–posttest, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PUZZCA dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media. Instrumen penelitian memenuhi kriteria valid dan reliabel. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa penggunaan media PUZZCA meningkatkan keterlibatan siswa serta membantu siswa memahami nilai-nilai Pancasila secara lebih konkret. Temuan ini menunjukkan bahwa media PUZZCA memiliki peran penting sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dalam mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026