Lanskap ekonomi digital Indonesia mengalami pergeseran paradigma yang fundamental menyusul kemitraan strategis dan integrasi bisnis antara TikTok Shop Indonesia dan Tokopedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif dinamika akuisisi 75,01% saham Tokopedia oleh ByteDance Ltd. senilai USD 1,5 miliar sebagai respons adaptif terhadap Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis serta yuridis-normatif, laporan ini mengevaluasi implikasi integrasi terhadap struktur pasar e-commerce nasional, efisiensi operasional GoTo Group, serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui model "shoppertainment". Temuan menunjukkan bahwa merger ini tidak hanya memulihkan operasional TikTok Shop melalui entitas hukum yang sah, tetapi juga menghasilkan sinergi baru yang mengintegrasikan basis pengguna media sosial masif dengan infrastruktur pembayaran dan logistik lokal. Meskipun memberikan dampak positif berupa peningkatan penjualan UMKM hingga 125% selama kampanye awal, tantangan kritis muncul terkait dominasi produk manufaktur asing yang mencapai 70-80% di platform, penyesuaian tarif logistik per Mei 2026, skema pengembalian barang per Juni 2026, serta risiko kedaulatan data nasional di bawah kendali modal global. Analisis menyimpulkan bahwa keberlanjutan model bisnis ini bergantung pada efektivitas pengawasan regulasi dalam menjaga persaingan usaha yang sehat dan memastikan perlindungan terhadap aset data serta produk domestik.