Perkembangan digital transformation dalam dunia pendidikan telah membawa perubahan signifikan terhadap proses pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), yang kini banyak dilaksanakan melalui kelas virtual. Kondisi ini menuntut guru memiliki kemampuan adaptif dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi agar tetap efektif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengelola kelas virtual pada pembelajaran PAI di era digital, khususnya dalam aspek pengelolaan kelas, interaksi pembelajaran, serta strategi yang digunakan dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan 10 responden guru PAI yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memanfaatkan berbagai platform digital seperti Google Classroom, Zoom Meeting, dan WhatsApp Group, serta mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran. Interaksi pembelajaran masih cenderung satu arah, keterlibatan siswa belum optimal, serta terdapat kendala teknis seperti jaringan internet dan keterbatasan evaluasi aspek afektif. Meskipun demikian, guru terus berupaya mengembangkan strategi inovatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.