p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Mohammad Mulyadi
Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Komunikasi PT Bumi Andalas Permai dalam Meningkatkan Keberhasilan Program CSR: Studi Kasus Warga Desa Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir M. Dhoddy Syatria; Mohammad Mulyadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19213

Abstract

Keberhasilan program Corporate Social Responsibility (CSR) di sektor Hutan Tanaman Industri tidak hanya ditentukan oleh implementasi program, tetapi juga oleh efektivitas strategi komunikasi dalam membangun legitimasi sosial dan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi CSR PT Bumi Andalas Permai, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi implementasinya, serta mengkaji respons masyarakat terhadap pelaksanaan program di Desa Bukit Batu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi terhadap para pemangku kepentingan yang terlibat dalam program CSR. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif untuk mengidentifikasi pola komunikasi dan dinamika hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang mengedepankan penyampaian pesan secara sederhana, interaksi tatap muka, serta komunikasi yang berkesinambungan mampu membangun kepercayaan, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat legitimasi sosial perusahaan. Namun, keberlanjutan komunikasi pascapelaksanaan program masih menjadi tantangan yang berpotensi mengurangi efektivitas hubungan jangka panjang. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan komunikasi dialogis yang berkelanjutan sebagai strategi untuk memperkuat keberhasilan CSR dan mencegah potensi konflik antara perusahaan dan masyarakat.
Manajemen Komunikasi dalam Implementasi Qanun Jinayat (Hukum Cambuk) di Kota Banda Aceh Dhiya Urahman; Mohammad Mulyadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19279

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya efektivitas implementasi Qanun Jinayat di Kota Banda Aceh, khususnya terkait pelaksanaan hukuman cambuk yang masih menimbulkan kesenjangan pemahaman masyarakat serta citra negatif di ruang publik nasional dan internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen komunikasi dalam implementasi Qanun Jinayat, mengidentifikasi hambatan komunikasi yang dihadapi, serta merumuskan solusi strategis untuk meningkatkan efektivitas sosialisasi kebijakan syariat Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian meliputi aparatur Dinas Syariat Islam, Satpol PP dan Wilayatul Hisbah, serta masyarakat Kota Banda Aceh, dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi implementasi Qanun Jinayat telah berjalan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian komunikasi, namun masih menghadapi hambatan internal berupa keterbatasan koordinasi dan anggaran, serta hambatan eksternal berupa rendahnya literasi hukum masyarakat dan keterbatasan strategi komunikasi digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa optimalisasi kolaborasi stakeholder, penguatan literasi hukum masyarakat, serta pemanfaatan media digital secara kreatif menjadi kunci peningkatan efektivitas komunikasi kebijakan syariat Islam di Kota Banda Aceh.