Romy Aria Pranata
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERMAINAN PESAN BERANTAI SEBAGAI MEDIA LATIHAN ISTIMA’ BAHASA ARAB: PENGALAMAN DI KELAS SEMESTER I JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA ARAB UIN ALAUDDIN MAKASSAR Romy Aria Pranata; Ahmad Syarif Hidayatullah Galib; Yasser Mulla Shadra
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.12236

Abstract

Keterampilan menyimak atau istima’ sering kali menjadi bagian yang paling kurang mendapat perhatian serius dalam pembelajaran bahasa Arab di perguruan tinggi, padahal ia merupakan keterampilan yang paling awal dikuasai manusia dalam proses berbahasa. Penelitian ini berangkat dari keresahan nyata di kelas: mahasiswa semester I Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Alauddin Makassar rata rata hanya mampu meraih skor 58,3 pada tes diagnostik istima’ awal, dan lebih dari separuh di antara mereka tampak enggan terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Untuk menjawab tantangan ini, diterapkan metode permainan pesan berantai yang dimodifikasi agar mahasiswa berlatih menyimak pada tataran pemahaman isi, bukan sekadar menghafal kata. Penelitian dirancang dalam format penelitian tindakan kelas (PTK) dua siklus, melibatkan seluruh 30 mahasiswa di kelas tersebut. Hasilnya cukup positif: rata rata skor meningkat menjadi 74,6 di Siklus I dan mencapai 83,7 di Siklus II, sementara tingkat keterlibatan aktif mahasiswa melonjak dari 46,7 persen menjadi 86,7 persen. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pembelajaran istima’ yang bersifat interaktif dan bernuansa bermain layak untuk lebih dikembangkan di program studi bahasa Arab.
Kearifan Lokal Bugis sebagai Basis Epistemik Pengembangan Pendidikan Islam Kontekstual Ahmad Syarif Hidayatullah Galib; Siti Yasirah Azzahrah; Romy Aria Pranata; asser Mulla Shadra
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12239

Abstract

Artikel ini mengkaji secara konseptual posisi kearifan lokal Bugis sebagai basis epistemik dalam pengembangan pendidikan Islam kontekstual. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana nilai-nilai utama kearifan lokal Bugis meliputi alempureng (kejujuran), amaccang (kecendekiaan), asitinajang (kepatutan), agettengeng (keteguhan), dan reso (etos kerja) dapat berfungsi sebagai landasan epistemis yang sinergis dengan prinsip-prinsip al-Qur'an dalam kerangka pendidikan Islam yang kontekstual dan transformatif. Kajian ini bersifat konseptual-pustaka dengan menggunakan pendekatan integratif-interkonektif dan analisis hermeneutis terhadap sumber-sumber tekstual dan konseptual yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal Bugis memiliki resonansi epistemis yang kuat dengan prinsip-prinsip Qur'ani seperti siddiq, amanah, fathanah, tabligh, dan konsep ma'ruf sehingga berpotensi menjadi sumber legitimasi kultural bagi penyelenggaraan pendidikan Islam yang tidak tercerabut dari akar budaya peserta didik. Artikel ini menawarkan kerangka konseptual integrasi kearifan lokal Bugis dalam pendidikan Islam kontekstual sebagai kontribusi teoritis bagi pengembangan epistemologi pendidikan Islam berbasis budaya lokal.