Mufidah Ch
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hak Aborsi Bagi Korban Perkosaan: Studi Komparatif Legal Feminisme dan Fiqh Aborsi Studi Kasus Komnas Perempuan Jakarta Pusat Naqsya Mahmudi; Mufidah Ch; Jamilah Jamilah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.19287

Abstract

Artikel ini membahas implementasi hak aborsi bagi perempuan korban perkosaan di Indonesia dengan mengkaji peran Komnas Perempuan melalui perspektif feminisme hukum dan fikih aborsi dalam Islam. Di tengah kuatnya budaya patriarki, perempuan sering menjadi korban kekerasan seksual yang berdampak serius terhadap kondisi fisik, psikologis, dan sosial, termasuk terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan. Komnas Perempuan berperan penting dalam advokasi kebijakan, reformasi hukum, serta penghapusan stigma sosial terhadap layanan aborsi yang aman. Perspektif feminisme hukum mengkritik sistem hukum nasional yang masih bercorak maskulin dan bias gender, sedangkan fikih Islam progresif, khususnya melalui pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah, memberikan ruang bagi perlindungan korban berdasarkan prinsip kemaslahatan dan perlindungan jiwa. Melalui analisis terhadap kedua perspektif tersebut, makalah ini menunjukkan bahwa sinergi antara feminisme hukum dan fikih kontekstual dapat menjadi landasan dalam membangun kebijakan kesehatan reproduksi yang lebih adil, manusiawi, dan inklusif bagi perempuan di Indonesia.
Relasi Suami-Istri antara Hukum Perkawinan Indonesia dan Mubadalah: Studi Bimbingan Perkawinan di KUA Karangploso Nur Alifah; Mufidah CH; Miftahus Sholehudin
Jurnal Syariah dan Hukum Komparatif Volume 5 Issue 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/el-aqwal.v5i2.16890

Abstract

Marriage Guidance (Bimbingan Perkawinan or BIMWIN) is a premarital education program initiated by the Indonesian Ministry of Religious Affairs to prepare prospective couples for family life. While previous studies have primarily examined its implementation and effectiveness, limited attention has been given to how BIMWIN constructs marital relations. This study analyzes the construction of marital relations through BIMWIN from the perspective of mubadalah. Employing empirical legal research with a socio-legal approach, the study was conducted at the Karangploso Office of Religious Affairs (KUA), Malang Regency. Data were collected through observation, in-depth interviews with KUA officials, facilitators, and BIMWIN participants, and document analysis. The data were qualitatively analyzed and interpreted using the five pillars of the mubadalah household framework. The findings show that BIMWIN not only transmits family law norms but also promotes marital relations based on communication, cooperation, deliberation, adaptive role-sharing, and shared responsibility. These practices reflect the five mubadalah pillars: mīṡāqan ghalīẓan, zawaj, taradhin, mu'asyarah bil ma'ruf, and musyawarah. The study contributes to scholarship on reciprocal and gender-just marital relations and provides practical insights for strengthening BIMWIN materials to promote equitable and mutually supportive family relationships.