Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah penyakit infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. Infeksi ini disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri. ISPA akan menyerang host, apabila ketahanan tubuh (immunologi) menurun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode total sampling, perencanaan yang digunakan adalah One Grup pre Test dan Post Test Design. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan berbasis self care terhadap tingkat pengetahuan keluarga dalam pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan berbasis self care terhadap tingkat pengetahuan keluarga dalam pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah kerja puskesmas rangas kabupaten mamuju provinsi sulawesi barat tahun 2024. Berdasarkan hasil penelitian Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Self Care Terhadap Tingkat pengetahuan Keluarga Dalam Pencegahan ISPA Di Wilayah Kerja Puskesmas Rangas Kab. Mamuju dapat disimpulkan bahwa ditemukan rata rata responden tidak pernah mendapatkan penyuluhan kesehatan mengenai penyakit ISPA sehingga pengetahuan kurang sebelum diberikan pendidikan kesehatan. Ditemukan perubahan tingkat pengetahuan pada sebagian besar responden setelah dilakukan penyuluhan yaitu dengan tingkat pengetahuan baik, dan tidak ditemukan responden dengan tingkat pengetahuan yang kurang. Dengan diberikan pendidikan kesehatan berbasis self care dalam penelitian ini bahwa terdapat peningkatan pengetahuan keluarga dalam pencegahan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di Wilayah Kerja Puskesmas Rangas Kab. Mamuju.