Latar Belakang: Postpartum blues merupakan gangguan mood ringan hingga sedang yang dialami ibu pascapersalinan dengan prevalensi global mencapai 15–80%. Di Indonesia, angka kejadiannya dilaporkan berkisar 50–70%, namun belum banyak intervensi berbasis budaya lokal yang dikembangkan secara sistematis. Cultural Midwifery menawarkan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan praktik budaya Batak Toba ke dalam pelayanan kebidanan komunitas, khususnya melalui pemberdayaan keluarga sebagai sistem pendukung utama ibu nifas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery terhadap pencegahan postpartum blues pada ibu nifas di Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pre-test post-test control group design. Sampel sebanyak 60 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terbagi dalam kelompok intervensi (n=30) dan kelompok kontrol (n=30). Instrumen pengukuran postpartum blues menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Intervensi berupa Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery yang dilaksanakan selama 14 hari pascapersalinan meliputi: edukasi keluarga, aktivasi dukungan kultural, pendampingan ritual tradisional, serta pemantauan berkala oleh bidan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dan Mann-Whitney U Test. Hasil: Rerata skor EPDS kelompok intervensi menurun secara signifikan dari 10,73 ± 2,41 menjadi 5,17 ± 1,89 (p<0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna (11,10 ± 2,28 menjadi 9,87 ± 2,16; p=0,142). Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok pascaintervensi (p<0,001). Kejadian postpartum blues pada kelompok intervensi turun dari 73,3% menjadi 13,3%, sedangkan kelompok kontrol tetap tinggi (76,7% menjadi 63,3%). Kesimpulan: Model Pendampingan Keluarga Berbasis Cultural Midwifery terbukti efektif dalam mencegah dan menurunkan kejadian postpartum blues pada ibu nifas di Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang.