Nurdhiya Laila Syita
Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Pendidikan Islam Muhammad Athiyah al-Abrasyi dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam di Indonesia Nurdhiya Laila Syita; Fina Sofiana; Mukhtar Sofwan Hidayat
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memadukan nilai-nilai keislaman dengan tuntutan modernitas. Kajian terhadap pemikiran tokoh pendidikan Islam menjadi salah satu upaya strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Muhammad Athiyah al-Abrasyi tentang pendidikan Islam, meliputi biografi intelektualnya, prinsip-prinsip dasar pendidikan, tujuan pendidikan Islam, serta komponen-komponen pendidikan yang mencakup pendidik, peserta didik, dan kurikulum, sekaligus mengkaji relevansinya bagi pendidikan Islam kontemporer di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Abrasyi membangun sistem pendidikan Islam yang holistik dengan tiga prinsip dasar: kesetaraan dan kebebasan belajar, kesesuaian materi dengan kemampuan peserta didik, serta perhatian terhadap bakat dan potensi individual. Tujuan pendidikannya berpusat pada pembentukan akhlak mulia sebagai ruh pendidikan Islam, yang diimbangi dengan pengembangan intelektual, keterampilan praktis, dan orientasi keilmuan yang tulus. Pemikirannya tentang guru sebagai bapak rohani dan kurikulum integratif yang menolak dikotomi ilmu agama dan ilmu umum terbukti selaras dengan kebijakan pendidikan nasional Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran al-Abrasyi tetap relevan dan dapat menjadi rujukan strategis bagi pengembangan pendidikan Islam yang berkarakter dan holistik di Indonesia.
Kearifan Lokal Rumah Berkolam Kalibeber: Eksplorasi Feng Shui sebagai Sumber Belajar Kontekstual IPAS di Sekolah Dasar Nurdhiya Laila Syita; Azkiatul Fuadah; Faridatul Fuadah; Nabila Izzatin Farikhatun Naida
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kearifan lokal rumah berkolam masyarakat Kalibeber, Kabupaten Wonosobo, yang menerapkan prinsip feng shui dalam penataan ruang huniannya, serta mengkaji potensinya sebagai sumber belajar kontekstual pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap rumah tradisional yang memiliki kolam ikan di bawah bangunan rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan ruang rumah tradisional Kalibeber mencerminkan kearifan lokal dalam mengelola sumber daya air dan lahan secara efisien melalui fungsi ganda hunian dan budidaya ikan. Temuan mengenai fungsi budidaya ikan tersebut relevan dengan sejumlah materi IPAS pada Kurikulum Merdeka, seperti konsep ekosistem, siklus air, daur hidup hewan, dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Rumah berkolam Kalibeber terbukti memiliki nilai edukatif sebagai sumber belajar kontekstual yang konkret, mampu mendekatkan konsep-konsep abstrak IPAS dengan pengalaman nyata siswa, sekaligus menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap kearifan lokal dan pelestarian budaya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru sekolah dasar dalam mengembangkan pembelajaran berbasis potensi lokal yang kontekstual dan bermakna.