Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Adab Pelajar Muallaf di Petama Pahang, Malaysia: Studi Fenomenologis pada Program Pendidikan Agama Dua Tahun Adam Alqibsy; Nurhayati; Yusrial; Natasya Pratiwi
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6061

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan adab bagi pelajar muallaf dalam proses penyesuaian diri terhadap nilai-nilai Islam setelah memeluk agama Islam. Muallaf tidak hanya menghadapi tantangan dalam memahami akidah dan ibadah, tetapi juga dalam membentuk perilaku dan identitas keislaman yang sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses transformasi adab pelajar muallaf serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung pembentukan adab dalam Program Pendidikan Agama Dua Tahun di PETAMA Pahang, Malaysia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologis untuk memahami pengalaman hidup pelajar muallaf secara mendalam. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria pelajar muallaf yang telah mengikuti program pendidikan minimal satu tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses reduksi data, coding, pengelompokan tema, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi adab pelajar muallaf berlangsung secara bertahap melalui pembelajaran agama, pembiasaan ibadah, keteladanan guru, lingkungan religius, dan dukungan teman sebaya. Pendekatan humanis pendidik serta motivasi internal pelajar menjadi faktor utama dalam keberhasilan pembinaan adab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan agama yang sistematis, humanis, dan berbasis pembiasaan mampu membentuk perubahan perilaku religius, disiplin ibadah, serta identitas keislaman pelajar muallaf secara lebih mendalam dan berkelanjutan.