Tju Meriana
Universitas Bunda Mulia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Hardiness dan Career Adaptability pada Host Live Content Creator di Jakarta Shanny; Tju Meriana
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2634

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mendorong munculnya profesi host live content creator sebagai bentuk pekerjaan berbasis platform yang ditandai dengan fleksibilitas kerja, ketidakpastian pendapatan, serta tuntutan performa yang tinggi. Kondisi tersebut menuntut individu untuk memiliki kemampuan adaptasi karier yang baik agar mampu bertahan dalam dinamika industri kreatif digital. Salah satu faktor psikologis yang diperkirakan berperan dalam career adaptability adalah hardiness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dan career adaptability pada host live content creator di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari host live content creator yang aktif bekerja di wilayah DKI Jakarta dengan teknik convenience sampling. Instrumen yang digunakan adalah Dispositional Resilience Scale (DRS-15) untuk mengukur hardiness dan Career Adapt-Abilities Scale (CAAS 2.0) untuk mengukur career adaptability. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara hardiness dan career adaptability pada host live content creator. Semakin tinggi tingkat hardiness individu, maka semakin tinggi pula kemampuan adaptabilitas kariernya. Temuan ini menunjukkan bahwa hardiness menjadi sumber daya psikologis penting dalam membantu host live content creator menghadapi tekanan, perubahan algoritma platform, serta ketidakpastian karier di era digital.
Hubungan Prokrastinasi Akademik dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu Uday Fauzan AS Siddiky; Tju Meriana
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2655

Abstract

Mahasiswa pekerja paruh waktu memiliki kerentanan psikologis yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa non-pekerja karena harus menjalankan peran ganda sebagai mahasiswa dan pekerja secara bersamaan. Kondisi tersebut dapat memunculkan kecenderungan prokrastinasi akademik yang berkontribusi terhadap meningkatnya stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prokrastinasi akademik dan stres akademik pada mahasiswa pekerja paruh waktu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian merupakan mahasiswa pekerja paruh waktu berusia 18–25 tahun yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi wilayah DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Academic Procrastination Scale-Short Form (APS-S) untuk mengukur prokrastinasi akademik dan Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) untuk mengukur stres akademik. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan stres akademik pada mahasiswa pekerja paruh waktu, yang berarti semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademik maka semakin tinggi pula tingkat stres akademik yang dialami mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku menunda tugas akademik menjadi salah satu faktor psikologis yang berkaitan dengan meningkatnya tekanan akademik pada mahasiswa pekerja paruh waktu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian psikologi pendidikan, khususnya terkait dinamika psikologis mahasiswa pekerja paruh waktu, serta menjadi pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam merancang pendampingan akademik dan psikologis yang lebih adaptif.
Strategi Pembelajaran Sederhana dan Kecemasan Statistika Pada Mahasiswa Psikologi: Studi Evaluatif tju Meriana; Silva Liem; Silvester Kalpika Narantaka
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2829

Abstract

Kecemasan statistika (statistics anxiety) sering menjadi hambatan psikologis utama bagi mahasiswa psikologi, yang berdampak pada penurunan efikasi diri belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi pembelajaran sederhana yang menekankan pemaknaan konseptual dalam menurunkan kecemasan statistika sekaligus menguji dampaknya terhadap efikasi diri mahasiswa. Menggunakan metode pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest, penelitian ini melibatkan 19 mahasiswa psikologi (N= 19) yang mengambil mata kuliah Statistika Psikologi. Intervensi dilakukan dalam bentuk pembelajaran berbasis kelas selama empat minggu. Instrumen pengumpulan data berupa skala kecemasan statistika dan skala efikasi diri yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (Paired Sample T-Test) dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat kecemasan statistika mahasiswa dari nilai rata-rata pretest sebesar 36,11 menjadi 30,11 pada post-test (t(18) = 5,897; p < 0,001) dengan ukuran efek yang sangat besar (Cohen's d = 1,353). Namun, hasil pada variabel efikasi diri mengalami penurunan signifikan secara statistik dari nilai rata-rata 27,47 menjadi 24,11 (t(18) = 3,905; p = 0,001). Peningkatan standar deviasi pada kedua variabel mengindikasikan respons antar-individu yang semakin bervariasi setelah perlakuan. Kesimpulannya, strategi pembelajaran sederhana ini sangat efektif mereduksi beban kecemasan numerik mahasiswa, tetapi memerlukan pendekatan pendampingan tambahan guna menjaga tingkat keyakinan diri mahasiswa seiring dengan meningkatnya kompleksitas materi perkuliahan.
Hubungan Social Support dengan Work Motivation Pegawai Negeri Sipil (PNS) Instansi Pusat DKI Jakarta Davina Tsabitah Rahmatya; Tju Meriana
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara social support dan work motivation pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) instansi pusat di DKI Jakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 400 responden PNS yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang terdiri dari 12 item dan Work Extrinsic and Intrinsic Motivation Scale (WEIMS) yang terdiri dari 18 item. Analisis data dilakukan melalui pengujian validitas, reliabilitas, normalitas, dan korelasi Spearman's Rho dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara social support dan work motivation (rₛ = 0,717; p < 0,05). Analisis tambahan pada dimensi family support juga menunjukkan hubungan positif yang kuat dan signifikan dengan work motivation (rₛ = 0,649; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin besar social support yang diterima oleh PNS, khususnya dukungan dari keluarga, maka semakin tinggi pula work motivation yang dimiliki. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perhatian terhadap peran family support dalam mendukung work motivation PNS melalui pengembangan kebijakan yang mengintegrasikan aspek social support dalam manajemen sumber daya manusia di institusi pemerintahan.
Dukungan Sosial pada Perempuan Penyintas Kanker yang tidak Menikah : Sebuah Studi Kasus Silva Liem; Sherly; Tju Meriana
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2350

Abstract

Dalam perspektif psikologi kesehatan dan konseling, penelitian ini mengkaji dukungan sosial pada perempuan penyintas kanker payudara yang tidak menikah sebagai faktor psikososial penting dalam proses adaptasi terhadap penyakit. Tujuan penelitian adalah memahami secara mendalam peran keluarga dan komunitas dalam mendukung resiliensi, kesejahteraan spiritual, dan religiusitas penyintas dengan prognosis buruk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap satu partisipan perempuan penyintas kanker payudara yang tidak menikah, dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dari komunitas, khususnya teman dan lingkungan religius, memiliki peran yang lebih signifikan dibandingkan dukungan keluarga dalam menjaga daya juang, harapan, dan kestabilan emosional partisipan. Penelitian ini berkontribusi memperkaya literatur psikologi kesehatan dengan menyoroti pengalaman kelompok yang kurang tereksplorasi dalam konteks budaya Indonesia. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial berbasis komunitas bagi penyintas kanker dengan keterbatasan dukungan keluarga.