Kecemasan statistika (statistics anxiety) sering menjadi hambatan psikologis utama bagi mahasiswa psikologi, yang berdampak pada penurunan efikasi diri belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi pembelajaran sederhana yang menekankan pemaknaan konseptual dalam menurunkan kecemasan statistika sekaligus menguji dampaknya terhadap efikasi diri mahasiswa. Menggunakan metode pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest, penelitian ini melibatkan 19 mahasiswa psikologi (N= 19) yang mengambil mata kuliah Statistika Psikologi. Intervensi dilakukan dalam bentuk pembelajaran berbasis kelas selama empat minggu. Instrumen pengumpulan data berupa skala kecemasan statistika dan skala efikasi diri yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (Paired Sample T-Test) dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat kecemasan statistika mahasiswa dari nilai rata-rata pretest sebesar 36,11 menjadi 30,11 pada post-test (t(18) = 5,897; p < 0,001) dengan ukuran efek yang sangat besar (Cohen's d = 1,353). Namun, hasil pada variabel efikasi diri mengalami penurunan signifikan secara statistik dari nilai rata-rata 27,47 menjadi 24,11 (t(18) = 3,905; p = 0,001). Peningkatan standar deviasi pada kedua variabel mengindikasikan respons antar-individu yang semakin bervariasi setelah perlakuan. Kesimpulannya, strategi pembelajaran sederhana ini sangat efektif mereduksi beban kecemasan numerik mahasiswa, tetapi memerlukan pendekatan pendampingan tambahan guna menjaga tingkat keyakinan diri mahasiswa seiring dengan meningkatnya kompleksitas materi perkuliahan.