Taufik Djafar
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Keterlibatan Orang Tua dengan Kesehatan Mental pada Remaja di SMPN 4 Tilamuta Taufik Djafar; Anik Indarwati; Zulkarnain
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2666

Abstract

Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, emosional, sosial, dan akademik yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan mental. Oleh karena itu, dukungan dari lingkungan terdekat, khususnya orang tua, menjadi faktor penting dalam membantu remaja menghadapi berbagai tantangan perkembangan secara adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan orang tua dengan kesehatan mental remaja pada siswa SMP Negeri 4 Tilamuta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 164 siswa dengan sampel sebanyak 62 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala keterlibatan orang tua dan Skala Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara keterlibatan orang tua dengan kesehatan mental remaja, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,360 dan nilai signifikansi sebesar p = 0,004 (p < 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi keterlibatan orang tua, maka semakin tinggi pula tingkat kesehatan mental remaja. Sebaliknya, semakin rendah keterlibatan orang tua cenderung berkaitan dengan rendahnya tingkat kesehatan mental remaja. Dengan demikian, keterlibatan orang tua memiliki hubungan yang penting dengan kesehatan mental remaja dan perlu mendapat perhatian dalam upaya mendukung perkembangan psikologis remaja.
PENGARUH MUSIK POP TERHADAP MOOD MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO DALAM MENGERJAKAN TUGAS KULIAH Fendi Ntobuo; Adinda Kariem Kambey; Steven Saputra Suleman; Taufik Djafar; Putri Mutmainah Datau; Moh. Gimnastior Mohi
Elsia: Jurnal Psikologi Manusia Vol 3, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : program studi psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jpm.3.2.120-126.2024

Abstract

This study aims to explore the effect of pop music on the mood of Psychology Faculty students at Muhammadiyah University of Gorontalo when completing academic tasks. Music, known as a medium for therapy and entertainment, has the potential to enhance mood and reduce emotional stress caused by academic burdens. This research employed an experimental method with a quantitative approach. A total of 22 student subjects aged 19-24 participated in this study. The FDMS-55 scale was used to measure mood changes before and after the intervention. The experimental group listened to pop music while completing tasks, whereas the control group worked without music. The Wilcoxon test results indicated a significant effect of pop music on students' mood (p = 0.036; p < 0.05). While individual differences in mood changes were observed, overall, the experimental group experienced a greater mood improvement than the control group. This study provides evidence that pop music can serve as an effective intervention to enhance mood in an academic context. Future research is advised to pay attention to the timing of the experiment to improve participants’ comfort.