lia Fathur hoeriyah
Universitas Swadaya Gunung Jati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Refleksi Guru dalam Membangun Keteladanan pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Melalui Penerapan Living Values Education (LVE) Vina Fitria Rahmah; Dewi Pauziah; Dika Rahmadania; Aulia Mulandi; lia Fathur hoeriyah; Aulia Aenul Hayati
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2847

Abstract

Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Namun, berbagai tantangan pada era digital, seperti pengaruh media sosial dan menurunnya kepedulian sosial, menuntut adanya penguatan pendidikan karakter yang lebih efektif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui keteladanan guru yang didukung oleh refleksi pembelajaran dan penerapan Living Values Education (LVE). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik refleksi guru dalam membangun keteladanan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan Living Values Education. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru Pendidikan Pancasila di sekolah dasar yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi guru berperan penting dalam mengevaluasi proses pembelajaran, memahami kebutuhan peserta didik, serta memperbaiki strategi pembelajaran secara berkelanjutan. Keteladanan guru diwujudkan melalui perilaku disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kesopanan, dan sikap menghargai perbedaan yang menjadi bentuk nyata penerapan Living Values Education. Implementasi nilai-nilai LVE dilakukan melalui kegiatan diskusi, bermain peran, kerja kelompok, refleksi diri, serta program pembiasaan sekolah. Keberhasilan penerapan LVE didukung oleh komitmen guru, dukungan sekolah, dan kerja sama orang tua, sedangkan perbedaan latar belakang siswa dan pengaruh media sosial menjadi faktor penghambat. Dengan demikian, refleksi guru dan keteladanan yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor penting dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Implementasi Pembelajaran Kooperatif dalam Mendukung Pembelajaran Abad 21 Adzkar Fadhlika Haafhizu; Yasmin Nazhmi Aimar; Vina Ismatul Maula; Lia Fathur Hoeriyah; Auliya Aenul Hayati
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5689

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif dalam mendukung keterampilan abad ke-21 siswa sekolah dasar, yang meliputi kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif, dilaksanakan pada siswa kelas V SD Negeri Pelandakan 2, Kota Cirebon, sebanyak 21 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan persentase ketercapaian indikator keterampilan abad 21. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh aspek keterampilan abad 21, dengan rata-rata peningkatan sebesar 22%. Aspek komunikasi dan keberanian berpendapat meningkat paling tinggi sebesar 26%, diikuti kreativitas sebesar 24%. Selain itu, nilai rata-rata kelas meningkat dari 72,3 menjadi 82,7, dengan ketuntasan belajar mencapai 90%. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan inklusif, serta meningkatkan hasil akademik maupun keterampilan sosial siswa. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan adaptasi guru terhadap metode baru, pembelajaran kooperatif terbukti menjadi pendekatan yang relevan dan efektif dalam menghadapi tuntutan pendidikan abad ke-21.