Amelia Miranda Bidjuni
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Self-Efficacy terhadap Kesiapan Karier pada Remaja yang Gagal dalam Seleksi Kepolisian di Polda Gorontalo Amelia Miranda Bidjuni; Fendi Ntobuo; Zulkarnain
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2853

Abstract

Kegagalan berulang dalam seleksi kepolisian merupakan pengalaman yang dapat memengaruhi kondisi psikologis remaja, terutama dalam membangun keyakinan terhadap kemampuan diri dan kesiapan menghadapi masa depan karier. Salah satu faktor yang berperan dalam membantu individu menghadapi kondisi tersebut adalah self-efficacy. Individu yang memiliki self-efficacy tinggi cenderung lebih optimis, mampu bertahan menghadapi kegagalan, serta memiliki kesiapan yang lebih baik dalam merencanakan dan menentukan arah karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy terhadap kesiapan karier pada remaja yang gagal dalam seleksi kepolisian di Polda Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk menguji pengaruh self-efficacy terhadap kesiapan karier. Sampel penelitian berjumlah 275 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala self-efficacy berdasarkan instrumen Siregar (2022) dan skala kesiapan karier berdasarkan instrumen Nadira (2017) yang keduanya telah dimodifikasi serta diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan karier dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,111 menunjukkan bahwa self-efficacy memberikan kontribusi sebesar 11,1% terhadap kesiapan karier, sedangkan 88,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-efficacy yang dimiliki remaja, maka semakin tinggi pula kesiapan kariernya setelah mengalami kegagalan dalam seleksi kepolisian.