Muhammad Fatthar Adha Chiessa
Universitas Negeri Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Andalusia: Ketika Islam, Kristen, dan Yahudi Hidup Berdampingan dalam Keemasan Ilmu Adinda Wardah Fitriah; Sirojuddin As"ad; Muhammad Fatthar Adha Chiessa; Abdul Fadhil
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2897

Abstract

Artikel ini mengkaji fenomena keberdampingan antara komunitas Muslim, Kristen, dan Yahudi di Andalusia (al-Andalus) dari abad ke-8 hingga ke-15, yang dalam historiografi Barat dikonseptualisasikan sebagai "La Convivencia." Dengan menggunakan metode tinjauan literatur kualitatif yang dikombinasikan dengan analisis isi (content analysis), penelitian ini berargumen bahwa keemasan ilmu di Andalusia tidak dapat dipisahkan dari relasi sosial dan politik yang kompleks di antara ketiga komunitas keagamaan tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, meskipun kolaborasi intelektual lintas agama menghasilkan pencapaian luar biasa dalam bidang filsafat, kedokteran, astronomi, matematika, dan penerjemahan sebagaimana tercermin dari tokoh-tokoh seperti Ibnu Rusyd, Maimonides, Al-Zahrawi, dan Hasdai ibn Shaprut ketidaksetaraan struktural dalam sistem dzimmi, tuntutan Arabisasi, dan dinamika politik kekhalifahan yang bergejolak tetap menetapkan batas partisipasi inklusif. Institusi seperti perpustakaan besar Cordoba, jaringan bayt al-hikmah, dan Sekolah Penerjemah Toledo menjadi ruang mediasi penting tempat ilmu melintas batas agama dan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa La Convivencia sebaiknya dipahami bukan sebagai model toleransi sempurna yang diidealkan, melainkan sebagai kondisi dinamis yang memuat baik ruang-ruang inklusivitas maupun batas-batas eksklusivitas yang persisten, sehingga menawarkan refleksi historis yang kritis dan jujur bagi masyarakat Muslim kontemporer, khususnya Indonesia.