Arif Budiman Al Fariz
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Alat Ukur Academic Misconduct pada Mahasiswa Amanda Astri Fatimah Azzahra; Gheanita Tsania Putri Gumilar; Melva Zahra Juniar; Naisyifa Nurulabsari Haryadi; Sendy Mulyana; Syally Nadira Azalia; Tahrir; Arif Budiman Al Fariz
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2963

Abstract

Integritas akademik merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan tinggi, namun berbagai bentuk pelanggaran akademik (academic misconduct) masih sering ditemukan pada mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan instrumen yang valid dan reliabel untuk mengukur perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat ukur Academic Misconduct pada mahasiswa serta menguji kualitas psikometriknya. Academic Misconduct dikonstruksikan berdasarkan empat dimensi, yaitu plagiarism, collusion, falsification, dan cheating, yang dioperasionalisasikan ke dalam delapan item pernyataan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 753 mahasiswa sebagai responden. Validitas isi diuji menggunakan Aiken's V, daya beda item dianalisis melalui korelasi item-total, sedangkan validitas konstruk diuji menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Reliabilitas instrumen dievaluasi menggunakan Cronbach's Alpha, Composite Reliability (CR), dan Variance Extracted (VE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item memiliki validitas isi yang baik dengan nilai Aiken's V berkisar antara 0,75–0,91. Seluruh item juga memiliki daya beda tinggi dengan koefisien korelasi item-total sebesar 0,772–0,866. Hasil CFA menunjukkan bahwa seluruh indikator memiliki loading factor antara 0,76–0,91 sehingga memenuhi kriteria validitas konstruk. Instrumen memiliki reliabilitas yang sangat baik dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,929, CR sebesar 0,95, dan VE sebesar 0,71. Selain itu, model pengukuran menunjukkan indeks kecocokan yang baik. Dengan demikian, alat ukur Academic Misconduct yang dikembangkan terbukti valid dan reliabel untuk digunakan dalam mengukur perilaku pelanggaran akademik pada mahasiswa.
Pengembangan Alat Ukur Cheating pada Mahasiswa Muhammad Fathur Rohman Setiawan; Muhammad Fauzan Atallah; Cyntia Fajriani Putri; Yulia Puspita Hidayani; Nayshila Azania Ramadhani; Fitri Aulia Dzulhijah; Salsabilla Aiga Rahman; Tahrir; Arif Budiman Al Fariz
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2991

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat ukur cheating pada mahasiswa berdasarkan teori Gregory J. Cizek, karena kecurangan akademik masih menjadi persoalan yang relevan di lingkungan perguruan tinggi. Subjek penelitian adalah 680 mahasiswa aktif UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dipilih melalui teknik random sampling, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert. Pengembangan instrumen dilakukan melalui tiga tahap, yaitu validitas substantif, validitas struktural, dan validitas eksternal. Analisis data mencakup uji validitas isi menggunakan Aiken's V, uji daya beda aitem dengan korelasi product moment Pearson, uji reliabilitas Cronbach's Alpha, Exploratory Factor Analysis (EFA), dan Confirmatory Factor Analysis (CFA) menggunakan LISREL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aitem memiliki validitas isi yang sangat baik dengan nilai Aiken's V di atas 0,50, daya beda aitem tergolong tinggi, serta reliabilitas yang sangat kuat dengan Cronbach's Alpha sebesar 0,943. Hasil CFA juga menunjukkan model tiga dimensi yang dikembangkan yaitu Giving, Taking, or Receiving Information; Using Prohibited Materials; dan Circumventing or Taking Advantage of the Testing Process memiliki kecocokan model yang baik. Selain itu, skala ini juga menunjukkan validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas komposit yang memadai. Dengan demikian, alat ukur cheating yang dikembangkan dinyatakan valid dan reliabel untuk mengukur perilaku kecurangan akademik pada mahasiswa.