Integritas moral merupakan kemampuan individu untuk membedakan tindakan yang benar dan salah, bertindak secara konsisten sesuai prinsip moral, serta mempertanggungjawabkan keputusan moral yang diambil. Meskipun penting dalam konteks kehidupan akademik mahasiswa, instrumen yang mengukur integritas moral secara komprehensif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kualitas psikometrik Skala Integritas Moral (SIM) yang terdiri atas tiga dimensi, yaitu Moral Discernment, Consistent Behavior, dan Public Justification. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pengembangan instrumen. Subjek penelitian berjumlah 745 mahasiswa aktif UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling. Instrumen terdiri atas 9 butir yang dikembangkan berdasarkan kerangka teoritis Olson dan Carter. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh butir memiliki daya diskriminasi yang tinggi (r = 0,743–0,788) dan ketiga dimensi berkorelasi kuat dengan skor total (r = 0,888–0,895). Reliabilitas instrumen tergolong sangat baik dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,911. Hasil Confirmatory Factor Analysis menunjukkan kesesuaian model yang sangat baik (RMSEA = 0,036; NFI = 0,99; NNFI = 1,00; CFI = 1,00; IFI = 1,00). Selain itu, diperoleh nilai Composite Reliability sebesar 0,93 dan Average Variance Extracted sebesar 0,61. Validitas konvergen didukung oleh korelasi positif yang kuat dengan Moral Intelligence (r = 0,795; p < 0,01), sedangkan validitas diskriminan ditunjukkan melalui korelasi negatif dengan Academic Dishonesty, Cheating, dan Academic Misconduct. Temuan ini menunjukkan bahwa Skala Integritas Moral merupakan instrumen yang valid dan reliabel untuk mengukur integritas moral pada mahasiswa.