Lestariningsih
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Model PISA Konten Uncertainty and Data Ditinjau dari Self-Efficacy Nur Alfin Azizah; Lestariningsih
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3011

Abstract

Penelitian ini menggunakan soal model PISA pada konten uncertainty and data dengan konteks personal serta meninjau self-efficacy siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal model PISA pada konten uncertainty and data ditinjau dari self-efficacy. Subjek penelitian terdiri atas dua siswa kelas IX, yaitu satu siswa dengan self-efficacy tinggi dan satu siswa dengan self-efficacy rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan matematika, angket self-efficacy, tes literasi matematika, dan wawancara. Indikator literasi matematika yang digunakan mengacu pada proses formulate (merumuskan), employ (menerapkan), dan interpret (menafsirkan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan self-efficacy tinggi mampu menyelesaikan soal dengan memenuhi dua dari tiga proses literasi matematika, yaitu formulate dan interpret. Siswa dengan self-efficacy tinggi mampu mengidentifikasi informasi dalam soal dan merepresentasikannya untuk menemukan solusi, merancang strategi penyelesaian yang efektif, serta menafsirkan dan mengevaluasi hasil yang diperoleh dengan alasan yang logis. Namun, siswa tersebut masih melakukan kesalahan dalam menerapkan prosedur penyelesaian sehingga belum memenuhi indikator employ. Sementara itu, siswa dengan self-efficacy rendah mampu menyelesaikan soal dengan memenuhi proses literasi matematika formulate dan employ. Siswa dengan self-efficacy rendah mampu mengidentifikasi informasi dalam soal dan merepresentasikannya untuk menemukan solusi, merancang strategi penyelesaian, menerapkan prosedur penyelesaian dengan benar, serta mengevaluasi hasil yang diperoleh dengan alasan yang logis. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk memahami kemampuan literasi matematika siswa sebagai dasar dalam mengembangkan pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan kemampuan literasi matematika masing-masing siswa.
Students’ Critical Thinking in Solving Mathematical Literacy Problems Based on Mathematical Ability Saniaturochmah; Susanah; Lestariningsih
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 10 No. 2 (2026): JRPIPM AGUSTUS 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v10n2.p246-267

Abstract

Critical thinking helps students analyze information, reason logically, and develop appropriate solutions. However, difficulties still arise when students are confronted with complex problems, particularly those involving mathematical literacy. This study aimed to describe students’ critical thinking in solving mathematical literacy problems based on mathematical ability. Critical thinking was examined using Facione’s indicators: interpretation, analysis, inference, evaluation, explanation, and self-regulation. A descriptive qualitative approach was used with three students involvnig high, moderate, and low mathematical ability, classified using scores from a five-item essay Mathematical Ability Test. The data were obtained from students’ written solutions to mathematical literacy problem-solving tasks and from tasks-based interviews. Data credibility was established through time triangulation by administering two equivalent problem-solving tasks and conducting tasks-based  interviews in two sessions at different times, then comparing the data from both sessions to examine their consistency. The results showed that the student with. high mathematical ability demonstrated critical thinking indicators, namely. interpretation, analysis, inference, explanation, evaluation, and self-regulation. The student with moderate mathematical ability demonstrated interpretation, analysis, inference, explanation, evaluation, and self-regulation; however, the reasoning, use of evidence, and evaluation of procedures were still expressed in a simple manner. The student with low mathematical ability demonstrated interpretation and analysis in the steps that were understood, while explanation, evaluation, and self-regulation appeared to a limited extent. Inference was not evident because the problem-solving process remained incomplete.