Inayatul Istifa'iyah
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DARI PERTEMANAN OFFLINE DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII DI LINGKUNGAN KECAMATAN DAN WILAYAH INDUSTRI (STUDI PADA SMPN 2 KREMBUNG SIDOARJO DAN SMPN 1 NGORO MOJOKERTO) Inayatul Istifa'iyah; Muhammad Ilyas Marzuqi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 2 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi belajar yakni faktor esensial dalam proses pendidikan karena berperan mendorong keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu faktor yang dinilai berkontribusi terhadap motivasi belajar adalah dukungan sosial dari teman sebaya melalui interaksi pertemanan offline. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dari pertemanan offline dengan motivasi belajar siswa kelas VIII di SMPN 2 Krembung dan SMPN 1 Ngoro serta membandingkan tingkat kedua variabel tersebut pada sekolah yang berada di lingkungan kecamatan dan lingkungan industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional melalui teknik pengambilan sampel secara random sampling dengan jumlah responden masing-masing 167 siswa di setiap sekolah. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi atau Sig.2-tailed sebesar 0,000 di kedua sekolah, yang berartikan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan motivasi belajar. Koefisien korelasi yang didapatkan sedikit berbeda di SMPN 2 Krembung sebesar 0,484(kategori hubungan sedang, sementara di SMPN 1 Ngoro sebesar 0,698(kategori hubungan kuat). Uji perbedaan menggunakan Independent Sample T-test pada variabel dukungan sosial yang menghasilkan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,178 > 0,05, sedangkan variabel motivasi diukur menggunakan uji Mann-Whitney memperoleh nilai Asymp.Sig.(2-tailed) sebesar 0,215 > 0,05 . Hasil tersebut mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua sekolah meski kekuatan hubungan antar variabel dan karakteristik wilayah berbeda