Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Penggunaan Soil Nailing Terhadap Stabilitas Lereng Batuan Adolf Situmorang; Bobby Rio Indriyantho
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v10i1.27483

Abstract

Longsor merupakan proses perpindahan material tanah atau batuan yang terjadi karena ketidakseimbangan gaya pada lereng  yang dipicu oleh faktor alami maupun aktivitas manusia. Faktor utama penyebab longsor meliputi kemiringan lereng yang curam, curah hujan tinggi, serta kondisi geologi, khususnya pada batuan yang mudah mengalami pelapukan. Degradasi kekuatan batuan akibat proses pelapukan dan infiltrasi air dapat meningkatkan kerentanan lereng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng batuan dan mengidentifikasi struktur batuan. Metode penelitian dilakukan melalui pengambilan sampel batuan menggunakan pemboran mekanis, pengukuran topografi, serta pengumpulan data geologi regional. Analisis dilakukan dengan pendekatan metode elemen hingga untuk mengevaluasi nilai faktor keamanan (Safety Factor, SF). Hasil klasifikasi massa batuan menunjukkan nilai RQD sebesar 65% dan RMR sebesar 55,1 yang termasuk kategori sedang, dan hal ini mengindikasikan kondisi batuan dengan tingkat rekahan sedang. Analisis stabilitas menunjukkan bahwa kondisi eksisting lereng berada dalam kondisi tidak stabil dengan nilai SF < 1,5. Setelah dilakukan perkuatan menggunakan soil nailing, nilai SF meningkat hingga >1,5, yang menunjukkan peningkatan stabilitas lereng secara signifikan. Evaluasi terhadap mekanisme cabut menunjukkan bahwa nilai FKpo ≥ 2, sehingga memenuhi kriteria keamanan. Secara keseluruhan, dari hasil analisa ini menunjukkan bahwa metode dengan soil nailing sangat baik dalam meningkatkan stabilitas lereng dan mengendalikan potensi kegagalan.