Yesa Amanda Putri
Universitas Tanjungpura Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Keaktifan Belajar Murid Melalui Penerapan Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas V SDN 28 Pontianak Kota: Penelitian Razi Ananda; Hanni Mardiyanti; Arifatul Aulia; Yesa Amanda Putri; Uci Yulia; Ester; Rody Putra Sartika; Nurfadilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6637

Abstract

Keaktifan belajar siswa yang rendah, terutama dalam pembelajaran di Sekolah Dasar, merupakan masalah yang perlu diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V SDN 28 Pontianak Kota yang berjumlah 28 orang dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, meskipun model yang diterapkan dalam hasil penelitian berbeda dengan tujuan awal, yaitu menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Pada Siklus I, keaktifan belajar siswa berada dalam kategori sedang, dan meningkat menjadi kategori tinggi pada Siklus II. Peningkatan keaktifan ini ditandai dengan meningkatnya minat dan motivasi belajar, perhatian, dan fokus pada materi ajar, presensi kehadiran, serta partisipasi dalam kegiatan tanya jawab.