Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Apakah Musik Mempengaruhi Konsentrasi? Uji Eksperimental pada Performa Kognitif Mahasiswa berbasis Ketepatan Menjawab Soal: Penelitian Ainurul Rihadatul Ais; Jundi Ilman Rahman; Wilhelmina Noo; Putri Rahmayanti; Muhammad Wildhan; Nilen Febriyen; Dery Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh musik terhadap ketepatan mengerjakan soal pada mahasiswa sebagai indikator kemampuan kognitif yang berperan penting dalam keberhasilan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel berjumlah 60 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling, kemudian dibagi ke dalam kelompok eksperimen yang mengerjakan soal dengan musik (musik favorit/playlist masing-masing) dan kelompok kontrol tanpa musik, masing-masing 30 mahasiswa. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan kognitif yang mencakup aspek numerik, logis, linguistik, dan spasial dengan reliabilitas 0,959. Hasil uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,419 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Hal ini menunjukkan bahwa musik tidak memberikan pengaruh langsung terhadap ketepatan mengerjakan soal, karena pencapaian lebih banyak ditentukan oleh kemampuan kognitif individu dalam mengolah dan memproses informasi.
Analisis Psikometri Instrumen “Kesiapan Mondok” Pada Calon Santri: Konstruksi Skala Pengukuran: Penelitian Dery Kurniawan; Fatimatuzzahro; Sadiatun Nupus; Ghealika Trie Rosellini; Anis Maharani; Savira Suci Ramadhani; Nayla Nafa Septa; Noviana Hadisty Rambe; Rahmat Fandi Adiyansah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.435

Abstract

Peralihan dari kehidupan di rumah menuju lingkungan pondok pesantren menuntut calon santri untuk mampu beradaptasi dengan berbagai tuntutan baru, baik dalam aspek akademik, sosial, religius, maupun kedisiplinan. Namun, tidak semua calon santri memiliki kesiapan yang memadai untuk menghadapi perubahan tersebut sehingga berpotensi mengalami kesulitan penyesuaian diri, homesickness, tekanan emosional, bahkan keinginan untuk meninggalkan pesantren sebelum menyelesaikan pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan instrumen yang valid dan reliabel untuk mengukur kesiapan calon santri sebelum memasuki kehidupan di pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kualitas psikometrik instrumen Kesiapan Mondok pada calon santri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pengembangan instrumen. Subjek penelitian berjumlah 348 calon santri berusia 12–18 tahun yang berasal dari lima pondok pesantren di Provinsi Banten dan dipilih melalui teknik purposive sampling dan convenience sampling. Instrumen penelitian terdiri atas 22 butir pernyataan yang dirancang untuk mengukur dimensi pengambilan keputusan, penyesuaian diri, dan istiqamah dalam menghadapi kehidupan pesantren. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas butir dengan Corrected Item-Total Correlation dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh butir memiliki nilai korelasi di atas r tabel sebesar 0,113 dengan rentang koefisien antara 0,185 hingga 0,607 sehingga seluruh item dinyatakan valid. Selain itu, nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,879 menunjukkan bahwa instrumen memiliki konsistensi internal yang tinggi dan reliabilitas yang baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa instrumen Kesiapan Mondok memiliki kualitas psikometrik yang memadai dan layak digunakan sebagai alat ukur untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan calon santri sebelum memasuki lingkungan pondok pesantren.
Analisis Komparasi Psikometri Instrumen “Kesiapan Mondok” Pada Jenjang SD dan SMP: Konstruksi Skala Pengukuran: Penelitian Dery Kurniawan; Novi Oktaviani; Abdul Muqit; Andriani Nur Firdausi; Riska Pratama Putri; Valina Anastasya Simamora; Neng Ilmi Ayati Fatihah; Ossy Luna Vera Nisa; Selvina Yulia Rahmawati
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi dan memvalidasi instrumen "Kesiapan Mondok" pada calon santri pondok pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 348 calon santri berusia 12-18 tahun yang berasal dari limapondok pesantren di Provinsi Banten. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas 22 butir pernyataan yang mengukur aspek emosional, sosial, kemandirian, akademik, religius, serta adaptasi terhadap aturan pesantren, menggunakan skala Likert empat kategori respons. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang diisi langsung oleh responden. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,879 yang mengindikasikan konsistensi internal yang tinggi; pada kelompok lulusan SD diperoleh nilai 0,832 dan pada kelompok lulusan SMP sebesar 0,888. Hasil uji validitas pada kelompok lulusan SD (N=68, r tabel=0,238) menunjukkan 19 item valid dan 3 item tidak valid, yaitu item 2 (r=0,076), item 5 (r=0,208), dan item 20 (r=0,217). Sementara itu, pada kelompok lulusan SMP (N=280,r tabel=0,117) seluruh 22 item dinyatakan valid dengan nilai Corrected Item- Total Correlation terendah pada item 2 (r=0,205) dan tertinggi pada item 17 (r=0,620). Temuan ini menunjukkan bahwa instrumen Kesiapan Mondok memiliki validitas dan reliabilitas yang baik sehingga layak digunakan untuk mengukur kesiapan calon santri dalam menghadapi kehidupan di lingkungan pondok pesantren.
Analisis Psikometri Instrumen “Kesiapan Kuliah” pada Calon Mahasiswa: Konstruksi Skala Pengukuran: Penelitian Dery Kurniawan; Aglla Bionixa Ratu Fashya; Naufal Nafiz Aldiyaman; Alya Agista; Anggita Ratna Pambayun; Mualipah Noviani; Mulia Tri Permatasari; Firyal Zafirah Lie; Siti Miftahul Jannah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.437

Abstract

Kesiapan kuliah merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan calon mahasiswa dalam menghadapi transisi menuju pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi dan menganalisis karakteristik psikometrik instrumen Kesiapan Kuliah yang dirancang untuk mengukur tingkat kesiapan calon mahasiswa sebelum memasuki perguruan tinggi. Instrumen dikembangkan berdasarkan empat dimensi utama, yaitu kesiapan personal, kesiapan transisional, kesiapan sosial, dan ekspektasi eksternal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengembangan instrumen psikologis. Uji coba instrumen dilakukan pada 355 responden calon mahasiswa. Analisis data meliputi uji validitas item menggunakan Corrected Item-Total Correlation dan uji reliabilitas menggunakan koefisien Cronbach’s Alpha melalui program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh 44 item memiliki nilai korelasi item-total di atas kriteria yang ditetapkan (r ≥ 0,113), sehingga seluruh item dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas menunjukkan koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,933 yang mengindikasikan tingkat konsistensi internal sangat tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa instrumen Kesiapan Kuliah memiliki kualitas psikometrik yang baik dan layak digunakan sebagai alat ukur untuk mengidentifikasi kesiapan calon mahasiswa dalam menghadapi pendidikan tinggi. Instrumen ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai alat asesmen awal dalam mendukung program bimbingan, orientasi, dan pengembangan mahasiswa sebelum memasuki dunia perkuliahan.