Irwandi Irwandi
Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, 98418, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Tangkai Pinang (Areca catechu L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Fadhillah Eka Rahmadani; Irwandi Irwandi; Marzella Dea Rossardy
Tinctura Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Farmasi Tinctura
Publisher : Program Studi S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/tinctura.v7i2.9426

Abstract

Infeksi bakteri masih menjadi masalah kesehatan yang serius, salah satunya disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menimbulkan resistensi, sehingga diperlukan alternatif antibakteri dari bahan alam. Tangkai pinang (Areca catechu Lam.) memiliki potensi sebagai antibakteri karena kandungan senyawa metabolit sekundernya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak tangkai pinang terhadap bakteri S. aureus serta pengaruh variasi konsentrasi terhadap zona hambat yang dihasilkan. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, dilakukan pengujian antibakteri metode difusi cakram pada konsentrasi 3%, 4%, dan 5%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas, uji One Way ANOVA, serta uji lanjut Games-Howell. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya zona hambat pada semua konsentrasi yaitu 1,3 mm; 1,6 mm; dan 5,41 mm, yang meningkat seiring kenaikan konsentrasi. Analisis One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak tangkai pinang (A. catechu Lam.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dalam kategori lemah pada konsentrasi 3% dan 4%, kategori sedang pada konsentrasi 5%.
Skrining Fitokimia Dan Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kawista Kawista (Limonia Acidissima L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes. Meliani Meliani; Irwandi Irwandi; Marzella Dea Rossardy
Tinctura Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Farmasi Tinctura
Publisher : Program Studi S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/tinctura.v7i2.9427

Abstract

Jerawat vulgaris adalah kondisi kulit yang dapat dipicu oleh infeksi bakteri Propionibacterium acnes. Penggunaan antibiotik yang berlebihan membawa risiko resistensi antibiotik, oleh karena itu dibutuhkan terapi alternatif berbasis bahan alami. Salah satu terapi tersebut berasal dari daun Kawista (Limonia acidissima L.). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kandungan senyawa sekunder tumbuhan, mengevaluasi kemanjuran antibakteri ekstrak daun Kawista, dan menganalisis pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak terhadap P. acnes. Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan etanol 70%, diikuti dengan analisis fitokimia dan pengujian kemanjuran antibakteri menggunakan uji difusi cakram pada konsentrasi 25%, 50%, dan 75%. Analisis menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Zona inhibisi masing-masing adalah 0,91 mm, 1,21 mm, dan 1,31 mm. Analisis varians satu arah (ANOVA) menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p < 0,05), sedangkan uji Games-Howell tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar konsentrasi ekstrak. Singkatnya, ekstrak daun Kawista menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap P. acnes, tetapi efikasinya lebih rendah daripada kontrol positif.