Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Layanan Peminjaman Buku Digital Berbasis QR Code untuk Meningkatkan Literasi Siswa di SMA Negeri 2 Kisaran: Penelitian Andadari Puspita Ningrum; Suci Rahmadani Haza Sitorus; Cyntia Natasya Panjaitan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6991

Abstract

Tingkat literasi membaca siswa Indonesia masih rendah, sementara perpustakaan sekolah seperti di SMA Negeri 2 Kisaran masih mengandalkan pencatatan peminjaman secara manual sehingga menimbulkan antrean panjang, pelacakan data yang lambat, dan menurunnya minat siswa untuk berkunjung ke perpustakaan. Artikel ini bertujuan merancang layanan peminjaman buku digital berbasis teknologi QR Code untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pendekatan perancangan dimulai dengan penetapan kondisi dasar (base-line) layanan perpustakaan manual melalui observasi dan wawancara, dilanjutkan dengan perumusan katalog buku digital dan skema pelabelan QR Code pada setiap koleksi buku, serta perancangan alur kerja yang mencakup persiapan sistem, sosialisasi dan pelatihan, uji coba terbatas, hingga implementasi penuh. Sistem yang dirancang diharapkan dapat menggantikan pencatatan manual, mempercepat proses peminjaman dan pengembalian, serta memberikan akses informasi buku secara instan kepada siswa melalui pemindaian smartphone. Kesimpulannya, rancangan model layanan perpustakaan berbasis QR Code yang terintegrasi dengan katalog digital dan strategi implementasi partisipatif yang melibatkan sekolah, pustakawan, siswa, dan orang tua ini berpotensi meningkatkan efisiensi pengelolaan perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi digital di kalangan siswa.
SISTEM ABSENSI PEGAWAI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN VERIFIKASI MULTI-FAKTOR GEOFENCING HAVERSINE, QR CODE, DAN SELFIEĀ PADA KANTOR DESA TELUK DALAM Rizky Riansyah Panjaitan; Sayyid Tsaqif Al Ulwan Silalahi; Intan Nabila Sari; Dhea Annisa Syafira Mrp; Andadari Puspita Ningrum; Azrai Sirait
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.7098

Abstract

Manual attendance recording at village government offices still leaves several problems, including susceptibility to buddy punching, failure to record the employee's position during check-in, and slow recapitulation. Location-based attendance systems examined in previous studies generally rely on only one or two forms of verification, so the validity of their data remains limited. This study aims to design and build a web-based employee attendance system at the Teluk Dalam Village Office that applies multi-factor verification, comprising the scanning of a secret-token QR code, area restriction (geofencing) through distance calculation using the Haversine formula, identity verification using a PIN, selfie photo capture, and automatic early detection of fraud attempts based on device fingerprint and check-in time proximity. The system was developed using the Waterfall model with framework-less PHP and a MySQL database so that it runs lightly on shared hosting. Testing of the Haversine formula shows that the system is able to consistently distinguish check-ins located inside and outside the office radius, while black-box testing shows that all functions run as designed. By combining five verification layers in a single integrated system within a village government environment, this study not only shifts attendance recording to a digital form but also strengthens data validity and reduces the possibility of attendance manipulation.