Yuliana Nona Devi
Universitas Muhammadiyah Maumere

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Mahasiswa KKN dalam Bidang Budaya di Desa Ndondo, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende: Pengabdian Agustina Vivi Marianti; Tomisius Nggala; Yuliana Nona Devi; Rizal Ombi; Jayadin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Mahasiswa KKN Dalam Bidang Budaya di Desa Ndondo, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende Dan Untuk mengetahui Sejarah Budaya di Desa Ndondo, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ndondo, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende. Pemilihan lokasi didasarkan pada adanya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang melibatkan mahasiswa dalam bidang budaya. Kegiatan bidang budaya ini dilakukan dari tanggal 10 s/d 14 September 2025. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa KKN sebanyak 11 orang dan Kepala Desa Ndondo. Data yang dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Aktivitas analisis data melalui tahapan seperti reduksi data, penyajian data, kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN memberikan kontribusi yang nyata dan positif dalam upaya pelestarian, pengenalan, serta penguatan identitas budaya lokal Desa Ndondo. Peran mahasiswa KKN dalam bidang budaya diwujudkan melalui kegiatan pemetaan dan dokumentasi budaya, yang mencakup budaya berwujud (tangible) maupun tidak berwujud (intangible). Kegiatan ini dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan tokoh adat setempat, sehingga berbagai unsur budaya seperti cerita rakyat, tradisi, nilai-nilai sosial, serta warisan sejarah desa dapat teridentifikasi, direkam, dan didokumentasikan secara sistematis.