Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan dan promosi terhadap keputusan membeli ulang tiket maskapai Lion Air pada konsumen di Kota Ternate, Maluku Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya persaingan industri penerbangan berbiaya rendah yang menuntut maskapai untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas pelanggan, khususnya dalam bentuk keputusan pembelian ulang. Kualitas layanan dan promosi dipilih sebagai variabel independen karena keduanya merupakan elemen penting dalam strategi pemasaran jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang pernah menggunakan jasa Lion Air. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan kriteria responden yang telah melakukan pembelian tiket minimal dua kali. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan membeli ulang, yang dibuktikan dengan nilai t hitung 0,821 < t tabel 1,660 dan sig. 0,414 > 0,05. Sebaliknya, variabel promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membeli ulang, dengan nilai t hitung 3,220 > t tabel 1,660 dan sig. 0,002 < 0,05. Secara simultan, kualitas layanan dan promosi terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan membeli ulang, dengan p-value 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks maskapai berbiaya rendah seperti Lion Air, promosi menjadi faktor dominan dalam mendorong keputusan pembelian ulang, sementara kualitas layanan berperan sebagai faktor pendukung. Oleh karena itu, maskapai Lion Air disarankan untuk mengoptimalkan strategi promosi yang inovatif dan berkelanjutan tanpa mengabaikan standar kualitas layanan yang memadai guna mempertahankan loyalitas pelanggan.