Sofi Affia
Universitas Syiah Kuala

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Tradisional Petak Umpet Sofi Affia; Dewi Yunisari; Suhartati Suhartati
Haumeni Journal of Education Vol 6 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v6i1.28971

Abstract

Perkembangan sosial emosional anak usia dini merupakan salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan sejak dini karena berkaitan dengan kemampuan anak dalam mengenali diri, mengelola emosi, menjalin hubungan sosial, serta menunjukkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun orang lain. Namun pada realisasi perkembangan sosial emosional anak, khususnya pada aspek kesadaran diri dan tanggung jawab, masih tergolong rendah. Kondisi ini dipengaruhi oleh minimalnya interaksi sosial secara langsung serta tingginya penggunaan perangkat digital pada anak. Anak cenderung lebih banyak menghabiskan waktu bermain secara individu menggunakan perangkat elektronik dibandingkan melakukan aktivitas bermain bersama teman sebaya. Akibatnya, anak kurang memiliki kesempatan untuk belajar bekerja sama, memahami perasaan orang lain, mengikuti aturan, dan mengendalikan emosi dalam lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran permainan petak umpet tradisional terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan perkembangan sosial emosional anak usia dini dan penggunaan permainan tradisional dalam pembelajaran. Data diperoleh dari jurnal, artikel ilmiah, serta penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan petak umpet tradisional mampu meningkatkan interaksi sosial anak, kemampuan mengikuti aturan, kerja sama, serta kemampuan dalam mengelola emosi. Selain itu, permainan ini juga membantu anak menjadi lebih aktif, percaya diri, mampu mengenali dirinya, serta menunjukkan sikap tanggung jawab dalam kegiatan kelompok.