Dwikani Oklita Anggiruling
Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengetahuan Gizi Ibu, Pola Asuh Makan, dan Picky Eating serta Kaitannya dengan Status Gizi Anak Prasekolah: Literature Review Raisa Mulya Inayah; Eka Andriani; Dwikani Oklita Anggiruling
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1289

Abstract

Anak prasekolah merupakan kelompok rentan terhadap masalah gizi karena tingginya kebutuhan gizi pada masa tumbuh kembang. Pengetahuan gizi ibu, pola asuh makan, dan perilaku picky eating telah diidentifikasi sebagai faktor yang berpotensi berkaitan dengan status gizi anak prasekolah. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan status gizi anak prasekolah melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan PRISMA melalui pencarian di tiga basis data yaitu PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan rentang tahun 2021–2026, dan diperoleh 12 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil review menunjukkan bahwa pola asuh makan secara konsisten berhubungan signifikan dengan status gizi anak pada seluruh studi, sedangkan pengetahuan gizi ibu dan perilaku picky eating menunjukkan hasil yang tidak konsisten antarstudi. Ditemukan pula adanya kesenjangan antara pengetahuan gizi ibu dan praktik pemberian makan yang diterapkan sehari-hari, yang menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan saja tidak cukup untuk memperbaiki status gizi anak. Disimpulkan bahwa pola asuh makan secara konsisten berhubungan dengan status gizi anak prasekolah, sementara pengetahuan gizi ibu dan perilaku picky eating menunjukkan hubungan yang tidak konsisten antarstudi, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang mengkaji ketiganya secara bersamaan dengan instrumen yang terstandar dan beberapa indikator status gizi.
Literature Review: Hubungan Asupan Kafein, Kualitas Tidur, dan Night Eating Syndrome dengan Status Gizi Mahasiswa Andin Putri Nur; Rini Harianti; Dwikani Oklita Anggiruling
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1261

Abstract

Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami perubahan gaya hidup, seperti peningkatan konsumsi kafein, gangguan kualitas tidur, dan pola makan tidak teratur yang dapat memicu Night Eating Syndrome (NES) serta meningkatkan risiko status gizi lebih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan kafein, kualitas tidur, NES dengan status gizi pada mahasiswa berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah yang diperoleh melalui Google Scholar dan Publish or Perish menggunakan kata kunci “kafein”, “kualitas tidur”, “Night Eating Syndrome”, dan “status gizi”. Artikel yang digunakan merupakan publikasi tahun 2019-2025 dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi serta eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil telaah terhadap tujuh artikel menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan adanya hubungan signifikan antara konsumsi kafein dan kualitas tidur, kualitas tidur dan status gizi, serta NES dan status gizi lebih. Mahasiswa yang memiliki kebiasaan makan malam atau mengalami NES cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami overweight dan obesitas. Meskipun beberapa penelitian menunjukkan hasil yang tidak signifikan, mayoritas temuan mengindikasikan adanya keterkaitan antara asupan kafein, kualitas tidur, NES, dan status gizi. Disimpulkan bahwa konsumsi kafein, kualitas tidur, dan NES merupakan faktor yang saling berhubungan dan berpotensi memengaruhi status gizi mahasiswa.