Satria Fharis Armansyah
Universitas Pancasakti Tegal

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Statistical Quality Control (SQC) pada Produk Bracket B LH di PT Sebastian Jaya Metal Plant Tegal: Penelitian Satria Fharis Armansyah; Siswiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas produk Bracket B LH di PT Sebastian Jaya Metal Plant Tegal menggunakan pendekatan Statistical Quality Control (SQC). Data penelitian diperoleh dari bagian Quality Control selama periode Maret 2026 dengan jumlah produksi sebanyak 12.500 unit dan total produk cacat sebanyak 325 unit atau 2,60% dari keseluruhan produksi. Analisis dilakukan menggunakan Seven Quality Control Tools, yaitu Check Sheet, Stratifikasi, Histogram, Scatter Diagram, Diagram Pareto, Peta Kendali P (P-Chart), dan Fishbone Diagram untuk mengidentifikasi karakteristik kecacatan, mengevaluasi kestabilan proses, serta menentukan akar penyebab masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kecacatan yang paling dominan adalah Scratch sebanyak 125 unit (38,46%). Hasil stratifikasi memperlihatkan bahwa kecacatan didominasi oleh kategori Scratch, sedangkan Scatter Diagram menunjukkan adanya kecenderungan hubungan positif antara peningkatan jumlah cacat Scratch dengan total produk cacat. Analisis Diagram Pareto menunjukkan bahwa tiga jenis kecacatan utama, yaitu Scratch, Dimensi Tidak Sesuai, dan Bending Tidak Sempurna, memberikan kontribusi sebesar 84,61% terhadap total kecacatan. Berdasarkan P-Chart, proses produksi masih berada dalam batas kendali statistik dengan nilai CL berada pada 0,026, sementara UCL tercatat di 0,036, dan LCL diangka 0,016. Sementara itu, Fishbone Diagram mengidentifikasi bahwa penyebab utama kecacatan berasal dari faktor manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan kerja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diusulkan peningkatan pengawasan proses produksi, pelaksanaan perawatan mesin secara berkala, penerapan prosedur kerja yang konsisten, serta peningkatan kompetensi operator untuk menurunkan tingkat kecacatan produk secara berkelanjutan.