Fera Puspita Wati
Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Framing Pemberitaan Kontroversi "Pamer Anak Jadi WNA" Alumnus LPDP Dwi Sasetyaningtyas di Inilah.com Fera Puspita Wati; Marini; Hagi Julio Salas
El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 7 No. 1 (2026): El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53678/myn27w23

Abstract

Perkembangan teknologi digital menjadikan media sosial sebagai ruang penting dalam penyebaran informasi dan pembentukan pandangan publik. Salah satu isu yang menarik perhatian publik adalah kontroversi unggahan Dwi Sasetyaningtyas, alumnus Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), terkait pernyataannya mengenai kewarganegaraan anak yang memicu perdebatan tentang nasionalisme dan tanggung jawab moral penerima beasiswa negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan kasus tersebut pada akun TikTok Inilah.com. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan menerapkan model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki , yang meliputi struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Data penelitian berupa lima unggahan pada akun TikTok Inilah.com yang dipublikasikan pada 21 hingga 26 Februari 2026, serta data pendukung hasil wawancara dengan dua informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inilah.com secara konsisten membingkai kontroversi Dwi Sasetyaningtyas sebagai isu nasionalisme dan tanggung jawab moral penerima beasiswa negara. Framing tersebut dibangun melalui struktur sintaksis, yang menonjolkan unsur kontroversi dan konsekuensi, struktur skrip yang memusatkan perhatian pada dampak pernyataannya Dwi Sasetyaningtyas serta tanggapan pemerintah, struktur tematik yang mengaitkan pernyataannya dengan berbagai konsekuensi sosial, dan administratif, serta struktur retoris yang memanfaatkan leksikon evaluatif dan visual pemerintah untuk memperkuat pemaknaan terhadap peristiwa. Temuan ini menunjukkan bahwa Inilah.com mengonstruksi kontroversi tersebut bukan sekedar sebagai persoalan kewarganegaraan, melainkan juga sebagai isu yang berkaitan dengan nasionalisme dan tanggung jawab penerima beasiswa negara. 
Analisis Strategi Komunikasi Suara Muhammadiyah dalam Membangun Branding Islam di Masyarakat Melalui Rubrik di Majalah Suara Muhammadiyah Rahmania Rahmania; Tika Sagita; Fera Puspita Wati; Intan Permata Suri; Amanah Febriyanti; Mulkaisar Mulkaisar; Marini Marini
Komsospol Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v5i2.2020

Abstract

Di tengah maraknya narasi Islam yang eksklusif di media, dibutuhkan strategi komunikasi yang membangun citra Islam moderat dan berkemajuan secara terarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Majalah Suara Muhammadiyah dalam membangun branding Islam di masyarakat melalui rubrik-rubrik yang dimuat secara berkala. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengandalkan data dari analisis isi beberapa edisi majalah serta wawancara dengan tim redaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rubrik seperti Wawasan, Tafsir, dan Sorotan Utama menjadi media utama dalam menyampaikan pesan-pesan Islam yang kontekstual, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan. Strategi komunikasi yang diterapkan bersifat edukatif, argumentatif, dan disusun secara sistematis untuk membentuk persepsi publik terhadap Islam sebagai agama yang mencerahkan dan relevan dengan tantangan zaman. Penelitian ini merekomendasikan penguatan konten digital dan optimalisasi distribusi lintas platform guna memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan efektivitas branding Islam yang dibawa oleh Suara Muhammadiyah