Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DEPRESIASI RUPIAH DAN KERENTANAN EKONOMI MASYARAKAT: ANALISIS EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PANGAN DI INDONESIA Putri Nurjana; Lulu Aperianti; Sofa Sofiyanty
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i6.7013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak depresiasi rupiah terhadap kerentanan ekonomi masyarakat dan efektivitas kebijakan pangan pemerintah dalam merespons kondisi tersebut. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat meningkatkan biaya impor komoditas pangan dan bahan baku produksi sehingga mendorong kenaikan harga pangan domestik, dan menurunkan daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji jurnal ilmiah, buku, data Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pangan Nasional, serta laporan kebijakan pemerintah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa depresiasi rupiah berkontribusi terhadap inflasi pangan dan meningkatnya kerentanan ekonomi masyarakat. Pemerintah merespons kondisi tersebut melalui subsidi pangan, operasi pasar, bantuan sosial, stabilisasi harga, dan penguatan cadangan pangan nasional. Kebijakan tersebut cukup efektif dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, namun implementasinya masih menghadapi kendala berupa ketimpangan distribusi pangan antarwilayah, ketergantungan pada impor komoditas strategis, serta keterbatasan akses kelompok rentan terhadap program pangan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pangan yang lebih terintegrasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan guna memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.