Abdullah Abdullah
STAI Muafi Sampang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Metode Diskusi terhadap Perkembangan Kognitif Siswa dalam Mata Pelajaran Qur’an Hadis Onik Zakiyyah; Nur Cita Qomariyah; Abdullah Abdullah
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 6 No. 1: January - June 2026
Publisher : Institut Nurul Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v6i1.175

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan metode diskusi dalam pembelajaran Qur’an-Hadis di MA Bilingual Junwangi Krian Sidoarjo serta pengaruhnya terhadap perkembangan kognitif siswa. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemilihan metode pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik secara lebih mendalam. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan memadukan data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, penyebaran angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kognitif siswa, khususnya pada kemampuan berpikir kritis, menganalisis masalah, menyusun argumentasi, dan mengevaluasi konsep-konsep keagamaan. Peserta didik yang aktif mengikuti diskusi memperlihatkan tingkat pemahaman materi Qur’an-Hadis yang lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran yang hanya berpusat pada guru. Hasil analisis statistik juga memperlihatkan adanya hubungan yang cukup kuat antara metode diskusi dengan perkembangan kognitif siswa, ditunjukkan oleh nilai korelasi product moment sebesar 0,610. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan metode diskusi secara terstruktur mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif dan mendorong partisipasi aktif siswa. Selain meningkatkan kemampuan akademik, metode diskusi juga membantu mengembangkan keterampilan komunikasi, kerja sama, serta keberanian menyampaikan pendapat.
REKONSTRUKSI MODEL GAMIFIKASI SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN ENGAGEMENT SISWA Onik Zakiyyah; Abdullah Abdullah
Jurnal Creativity Vol 3 No 2 (2025): Journal Creativity
Publisher : MA. Mambaul Ulum Bata-Bata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62288/hfe1es75

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah lanskap pendidikan dan menuntut adanya pendekatan inovatif untuk mempertahankan keterlibatan siswa dalam pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi model gamifikasi sebagai inovasi pembelajaran digital dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan modifikasi model Borg and Gall, melalui teknik wawancara, observasi, angket, dan validasi ahli. Hasil penelitian menghasilkan model gamifikasi terintegrasi yang disebut Gamifikasi Edukatif Terintegrasi (GET Model), yang terdiri dari desain motivasi, sistem penghargaan, tugas kolaboratif, refleksi-umpan balik, dan visualisasi progres. Hasil uji coba terbatas menunjukkan peningkatan signifikan pada keterlibatan perilaku, emosional, dan kognitif siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa gamifikasi yang dirancang secara pedagogis mampu membangun motivasi intrinsik, interaktivitas, dan pengalaman belajar yang bermakna dalam lingkungan digital. Penelitian ini merekomendasikan agar inovasi pembelajaran digital masa depan berfokus pada pendekatan human-centered yang didukung oleh teknologi untuk mengoptimalkan keterlibatan belajar di era Society 5.0.
FULL DAY SCHOOL AND HALF DAY SCHOOL ON STUDENT LEARNING ACHIEVEMENT AT JATI AGUNG AL QADIRY HIGH SCHOOL AND YPM 4 BOHAR SIDOARJO: COMPARATIVE STUDY Fathul Fauzi; Abdullah Abdullah
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v6i3.1214

Abstract

This study aims to analyze the differences in learning achievement between students who follow the Full Day School and Half Day School system at the Junior High School level. The research method used is a comparative quantitative study with an Independent Samples T-Test approach. The research sample consisted of 60 VIII grade students, 30 students each from Full Day school and 30 students from Half Day school. Learning achievement data were obtained through report cards with a scale of 10-100. Normality (Shapiro-Wilk) and homogeneity (Levene's Test) assumption tests showed that the data were normally distributed and had homogeneous variances, so they were eligible for the t-test. The analysis showed a significant difference between the two groups (t(58) = 2.272; p = 0.0268 < 0.05), with the average score of Full Day students (M = 76.57; SD = 7.17) higher than Half Day students (M = 71.97; SD = 8.46). The mean difference of 4.6 points indicates a moderate effect based on the calculation of Cohen's d = 0.59. This finding indicates that the Full Day School system has the potential to improve learning achievement through increased learning time, intensive interaction with teachers, and wider enrichment opportunities.