Linda Okftarini
Program Studi Sarjana Kebidanan, STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil: Studi Case-Control di RS JIH Yogyakarta Linda Okftarini; Yunri Merida; Riska Ismawati Hakim
WOMB Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/wombmidj.v5i1.843

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan komplikasi obstetri utama yang berkontribusi terhadap 2–8% kehamilan dan lebih dari 46.000 kematian ibu setiap tahun secara global. Data RS JIH Yogyakarta menunjukkan peningkatan kasus dari 35 (2023), 40 (2024), menjadi 57 (2025). Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko maternal yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia. Metode: Studi observasional analitik dengan desain case-control menggunakan data sekunder rekam medis ibu hamil periode 2023–2025 (populasi: 3.755). Sampel 264 responden terdiri dari kelompok kasus (n=132, total sampling) dan kontrol (n=132, simple random sampling). Analisis dilakukan secara univariat, bivariat (Chi-Square/Fisher’s Exact Test), uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov), serta multivariat dengan regresi logistik. Hasil: Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara usia (p=0,021), gravida (p=0,034), IMT (p=0,015), penambahan berat badan (p=0,000), dan riwayat hipertensi (p=0,029) dengan preeklampsia. Analisis multivariat menegaskan penambahan berat badan sebagai faktor dominan (Wald=25,418; p=0,000; Exp(B)=0,129; 95% CI: 0,058–0,286), dengan risiko 87,1% lebih rendah pada ibu dengan kenaikan sesuai rekomendasi. Kesimpulan: Usia, gravida, IMT, riwayat hipertensi, serta penambahan berat badan berhubungan signifikan dengan preeklampsia. Faktor dominan adalah pola penambahan berat badan selama kehamilan.