Eric Binawan
Universitas Trisakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Penjualan Kendaraan Listrik dan Implikasinya terhadap Elastisitas Permintaan serta Strategi Penjualan di Indonesia Abu Haekal Susanto; Yayat Supriyatna; Eric Binawan; Cipto Hartono; Willy Arafah
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1589

Abstract

Pertumbuhan pesat kendaraan listrik (electric vehicles/­EV) di Indonesia didorong oleh dukungan pemerintah, kemajuan teknologi, serta meningkatnya kesadaran lingku­ngan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga kendaraan listrik, suku bunga Bank Indonesia (BI Rate), Indeks Kepercayaan Konsumen (Consumer Confi­dence Index/CCI), inflasi, harga bahan bakar Pertamax, nilai tukar USD/IDR, stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), serta kegiatan pemasaran berbasis event melalui Indonesia International Motor Show (IIMS) terhadap penjua­lan kendaraan listrik di Indonesia. Selain itu, peneli­tian ini juga mengkaji elastisitas permintaan dan elastisitas silang harga antar merek kendaraan listrik sebagai dasar dalam perumusan strategi produksi dan penjualan. Peneli­tian ini menggunakan data panel bulanan dari sepuluh merek kendaraan listrik yang dipasarkan di Indonesia selama periode Juli 2025 hingga September 2026. Karena keterbatasan ketersediaan data, observasi untuk periode Mei–September 2026 diproyeksikan menggunakan model ARMA dan ARIMA. Analisis dilakukan menggunakan model Random Effect, analisis elastisitas permintaan, serta analisis elastisitas silang harga. Hasil penelitian menun­jukkan bahwa harga kendaraan listrik, Consumer Confi­dence Index (CCI), dan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penjualan EV. Sebaliknya, harga bahan bakar Pertamax, infrastruktur pengisian daya (SPKLU), dan aktivitas pemasaran melalui IIMS berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan BI Rate dan nilai tukar USD/IDR tidak berpengaruh signifikan terhadap penjualan EV. Analisis elastisitas menunjukkan bahwa penjualan kendaraan listrik relatif sensitif terhadap perubahan harga bahan bakar dan pengembangan infrastruktur pengisian daya.