Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Cyber Public Relations dalam Mempertahankan Citra Lembaga Negara (Studi Pada Akun Instagram MPR) Jamal Ismail; Reni Novia; Rafi'i; Anna Nurjanah; Budi Suswanto
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 13 No. 2 (2025): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/dk.v13i2.8393

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh media sosial yang media online yang diciptakan untuk saling berinteraksi sesama pengguna. Instagram menjadi salah satu media sosial yang paling banyak digunakan. Selain memiliki fungsi untuk saling berinteraksi satu sama lain, kini instagram banyak digunakan oleh perusahaan ataupun organisasi untuk mengelola citra suatu perusahaan tersebut. Salah satu institusi yang menggunakan instagram adalah lembaga negara, yaitu MPR. Bagi instansi pemerintah seperti MPR mempertahankan citranya dimata publik merupakan suatu hal yang penting. Walaupun MPR sudah mengelola media sosial instagram untuk mempertahankan citranya, masih banyak masyarakat yang mengunjungi akun media sosial instagram untuk meninggalkan komentar negatif. penelitian ini merumuskan masalah bagaimana strategi Cyber Public Relations dalam Mempertahankan Citra Lembaga Negara (Studi Pada Akun Instagram MPR)?. tujuan penelitian ini adalah untuk strategi Cyber Public Relations dalam Mempertahankan Citra Lembaga Negara studi pada akun instagram MPR Metode yang dilakukan penelitan adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif dan menggunakan paradigma post positivisme. Dalam proses penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi sehingga dengan teknik pengumpulan data tersebut menghasilkan hasil data yang valid. Hasil penelitian menunjukan bahwa MPR sudah mengelola instagram sesuai dengan teori yang peneliti gunakan untuk mempertahankan citranya? yang berdasarkan pengelolaan kata-kata (context) dengan menggunakan kata-kata yang sederhana,pengelolaan penyampaian informasi (communication) memeriksa feedback untuk mengetahui penyampaian pesan dimengerti oleh pengikut, keefektivan kerjasama antar tim (collaboration) memeriksa semua tim secara berkala dengan mensupervisi mereka, dan pengelolaan (conection) hubungan antara pengguna dan pengikut dengan mengetahui kebutuhan dan preferensi followers. Kata Kunci: Instagram, Media Sosial, Citra, MPR RI, Cyberpublicrelations.
Media Visual Sebagai Strategi Pembelajaran Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Alam Depok Reni Novia; Radyta Achmad Burhanuddin; Tri Suharman; Mahdalena Lubis; Frisyia Audrey Lynn Assegaf; Hesti Pratama Andani; Fika Rahayu
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 14 No. 1 (2026): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/dk.v14i1.8959

Abstract

Inclusive education requires learning strategies that accommodate the diverse needs of all students, including children with special needs. One effective approach is the use of visual media in the teaching and learning process. This study aims to examine the role of visual media as an inclusive learning strategy for children with special needs at Sekolah Alam Depok. The research employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with teachers and learning assistants, and documentation of learning activities. The findings reveal that visual media, such as pictures, flashcards, educational videos, infographics, and visual teaching aids, significantly enhance students’ attention, comprehension, and active participation in classroom activities. The use of visual media also assists teachers in delivering learning materials more concretely, reducing communication barriers, and creating a more inclusive and supportive learning environment for students with diverse educational needs. Furthermore, visual-based learning supports the development of students’ cognitive, social, and emotional skills by fostering more effective interactions between teachers and learners. The study concludes that visual media plays a strategic role in supporting the success of inclusive education at Sekolah Alam Depok. Therefore, the development and utilization of creative, adaptive, and learner-centered visual media should be continuously enhanced to promote effective, meaningful, and equitable learning experiences for all students.
Pemanfaatan Kriya dari Alat Tali Rajut Makrame untuk Peningkatan Ekonomi Kreatif dan Kesadaran Kesehatan Mental Masyarakat Generasi Z Atika Rahmi; Reni Novia; Eva Fauziana
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2207

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Gedung Dewan Dakwah Muhammadiyah Aisyiyah, tepatnya di lokasi Pimpinan Cabang Aisyiyah Bekasi Selatan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kreatif sekaligus peningkatan kesadaran kesehatan mental bagi generasi muda dan anggota Aisyiyah cabang Bekasi Selatan. Program ini merupakan implementasi hibah dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dalam skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula. Kegiatan dirancang sebagai pelatihan keterampilan kriya makrame berbasis kreativitas dan terapi sosial bagi 100 peserta yang terdiri atas pengurus, anggota, serta calon kader muda Aisyiyah. Melalui pendekatan art therapy, pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis pembuatan produk kriya bernilai jual, tetapi juga menumbuhkan ketenangan psikologis, mengurangi stres, dan memperkuat solidaritas sosial. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan kriya hingga 80%, peningkatan kesadaran kesehatan mental hingga 95%, serta terbentuknya komunitas kreatif mandiri yang berkelanjutan. Program ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s) terutama pada aspek Good Health and Well-being, Quality Education, Gender Equality, dan Decent Work and Economic Growth. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi nyata dalam menciptakan generasi muda yang produktif, berdaya, dan memiliki kesejahteraan mental yang lebih baik di lingkungan masyarakat Bekasi Selatan.