Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELANGGARAN KEAMANAN MARITIM PAGAR LAUT DAN SOLUSI PENCEGAHANNYA Muh Lukmanul Hakim; Eliyanti Agus Mokodompit
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i5.169

Abstract

Fenomena pemasangan pagar laut di berbagai wilayah pesisir Indonesia telah menimbulkan persoalan serius terkait pelanggaran keamanan maritim, kerusakan lingkungan, dan konflik sosial-ekonomi di masyarakat pesisir. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pelanggaran hukum dalam pemasangan pagar laut, menganalisis dampak yang ditimbulkan terhadap ekosistem dan kehidupan nelayan, serta merumuskan solusi pencegahan yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemasangan pagar laut tidak hanya melanggar berbagai peraturan perundang-undangan seperti UUD 1945, UU Pengelolaan Wilayah Pesisir, dan UU Perlindungan Lingkungan Hidup, tetapi juga menyebabkan kerugian ekonomi, degradasi lingkungan, ancaman terhadap kedaulatan maritim, serta memicu konflik sosial di komunitas pesisir. Studi ini merekomendasikan perlunya regulasi yang tegas, pengawasan lintas sektor yang ketat, serta pelibatan aktif komunitas lokal melalui pendekatan “environmentalism from below” sebagai strategi utama pencegahan pelanggaran pagar laut demi mewujudkan keadilan sosial dan keberlanjutan sumber daya laut Indonesia.
Pengelolaan Lingkungan Maritim Berkelanjutan untuk Mengurangi Pencemaran Pesisir dan Laut di Indonesia Icha Amelia; Eliyanti Agus Mokodompit
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.19989

Abstract

Pencemaran pesisir dan laut tetap menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan ekosistem maritim Indonesia, meskipun berbagai kebijakan pengelolaan lingkungan dan ekonomi biru telah diimplementasikan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan kondisi pencemaran pesisir dan laut di Indonesia, mengevaluasi kebijakan serta pendekatan pengelolaan maritim berkelanjutan yang diterapkan, dan mengidentifikasi kontribusinya terhadap upaya pengurangan polusi. Penelitian menggunakan metode systematic literature review terhadap artikel ilmiah, prosiding, dan laporan resmi yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan adanya kemajuan dalam pengurangan kebocoran sampah plastik ke laut serta penguatan kebijakan ekonomi biru, konservasi kawasan pesisir, dan pengelolaan berbasis masyarakat. Namun, efektivitas implementasi masih dibatasi oleh lemahnya penegakan hukum, koordinasi antarsektor yang belum optimal, serta keterbatasan kapasitas kelembagaan di tingkat lokal. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan maritim yang berkelanjutan memerlukan tata kelola yang lebih terintegrasi melalui sinergi kebijakan, perencanaan ruang laut, pemberdayaan masyarakat pesisir, dan inovasi pengendalian polusi untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Aspek Sosial dan Budaya Maritim dalam Kehidupan Masyarakat Pesisir Indonesia Wa Ode Suskawardana Arsal; Eliyanti Agus Mokodompit
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.20006

Abstract

Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki masyarakat pesisir yang membangun sistem sosial dan budaya melalui interaksi yang berkelanjutan dengan lingkungan laut. Meskipun pembangunan maritim umumnya berfokus pada aspek ekonomi dan sumber daya alam, dimensi sosial dan budaya yang menopang keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir masih relatif kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik sosial dan budaya maritim yang membentuk kehidupan masyarakat pesisir Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menelaah berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat pesisir mengembangkan nilai-nilai kolektivitas, solidaritas, dan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya laut, termasuk melalui praktik-praktik adat seperti sasi dan berbagai ritual maritim yang memperkuat identitas budaya serta kohesi sosial. Temuan ini menegaskan bahwa aspek sosial dan budaya merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pengelolaan wilayah pesisir. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan maritim perlu mengintegrasikan kearifan lokal dan partisipasi masyarakat sebagai bagian dari strategi pengelolaan pesisir yang berkelanjutan.