Indra Wahyudi
Kantor Wilayah DJPb Provinsi Nusa Tenggara Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

APAKAH DANA DESA BENAR-BENAR BEKERJA? BUKTI KUANTITATIF DAMPAKNYA TERHADAP PEMERATAAN PEMBANGUNAN, KEMISKINAN, KUALITAS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KINERJA EKONOMI DAERAH DI PROVINSI NTB Subhan Purwadinata; Adi Widyandana; Indra Wahyudi; Shibghotullah Syubbanur Robbani; Maryanto Maryanto; Moh. Almuwafiqi Imaduddin
Jurnal Konstanta Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Konstanta : Ekonomi Pembangunan, Juni 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/konstanta.v5i1.3202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Desa terhadap pemerataan pembangunan, tingkat kemiskinan, kualitas pembangunan manusia, ketimpangan pendapatan, stunting, dan kinerja ekonomi daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis regresi data panel menggunakan software STATA 19. Data yang digunakan data sekunder berupa data panel Kabupaten/kota dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Spanint.kemenkeu.go.id/tkd/ periode 2018–2025. Metode analisis statistik kuantitatif asosiatif pendekatan Multiple Regression Analysis dengan menganalisis pengaruh Dana Desa terhadap variabel proksi dari pemerataan pembangunan, kualitas pembangunan manusia dan perkembangan ekonomi daerah Provinsi NTB yaitu variabel kemiskinan, pendapatan per kapita, gini rasio, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), persentase balita stunting, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana desa lebih berperan sebagai instrumen pengurangan kemiskinan, pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah dibandingkan sebagai pendorong utama peningkatan kualitas pembangunan manusia. Terbukti dari pengaruh positif dan signifikan dana desa terhadap tingkat kemiskinan, gini rasio dan PDRB. Dana desa tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pendapatan per kapita, IPM, persentase balita stunting pada taraf kepercayaan α 5 %. Temuan ini mempertegas bahwa Dana Desa berkontribusi penting dalam mendukung pengurangan kemiskinan, pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah, namun efektivitasnya terhadap peningkatan kualitas pembangunan manusia masih perlu dioptimalkan minimal dengan melakukan penguatan tata kelola.