Siti Khoiriyah
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asesmen Formatif Berbasis Teknologi dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Deep Learning Putri Melinda Rahmawati; Siti Khoiriyah; Atik Rahmawati; Sutopo Sutopo; Musrikah Musrikah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8834

Abstract

Perkembangan teknologi menjadikan asesmen formatif lebih adaptif dan interaktif, namun penerapannya masih berfokus pada teknis dan belum sepenuhnya mendukung pembelajaran mendalam (deep learning), berorientasi pada proses belajar. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis asesmen formatif berbasis teknologi dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan deep learning. Penelitian ini menawarkan kerangka konseptual integrasi asesmen formatif berbasis teknologi dengan prinsip meaningful, mindful, dan joyful yang belum banyak dibahas pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui penelaahan naskah akademik Kemendikdasmen RI, buku pembelajaran mendalam, serta artikel jurnal ilmiah relevan tahun 2023 - 2025 dengan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen formatif berbasis teknologi pada prinsip meaningful terwujud melalui penyajian soal kontekstual, visualisasi konsep, dan permasalahan autentik. Prinsip mindful didukung oleh umpan balik instan dan pemanfaatan learning analytics yang mendorong refleksi metakognitif. Sedangkan prinsip joyful diwujudkan melalui integrasi gamifikasi dan kuis interaktif yang menciptakan suasana asesmen yang menyenangkan serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Sehingga, asesmen formatif berbasis teknologi berbasis deep learning berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika secara bermakna, reflektif, dan menyenangkan
PENGARUH GAYA BERPIKIR KONVERGEN DAN DIVERGEN TERHADAP KEMAMPUAN KOMPUTASI SISWA PADA SOAL HOTS KONTEN ALJABAR Siti Khoiriyah; Maryono; Syaiful Hadi
Edumath : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 18 No 3 (2026): Volume 18 Nomor 3 Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/erf04t98

Abstract

Kemampuan berpikir komputasi (computational thinking) menjadi salah satu kompetensi esensial abad ke-21 yang harus diintegrasikan dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam memecahkan soal aljabar tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh gaya berpikir konvergen dan divergen terhadap kemampuan berpikir komputasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal aljabar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan desain ex-post facto. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Ngadiluwih, dengan sampel sebanyak 30 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari angket gaya berpikir (konvergen dan divergen) serta tes uraian berpikir komputasi materi aljabar tipe HOTS yang mengukur pilar dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan perancangan algoritma. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear berganda berbantuan IBM SPSS Statistics 26 pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gaya berpikir konvergen secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasi   44,926  (2) gaya berpikir divergen secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasi ; dan (3) gaya berpikir konvergen dan divergen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasi  dengan kontribusi pengaruh (R Square) sebesar  Temuan ini mengindikasikan bahwa performa berpikir komputasi matematis yang optimal dicapai melalui orkestrasi kognitif yang seimbang antara penalaran logis-linier (konvergen) dan fleksibilitas kreatif (divergen). Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya guru menerapkan pembelajaran terdiferensiasi untuk memfasilitasi keragaman gaya berpikir siswa.