Wa Ode Nur Asriani Sirza
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI GOLONGAN OBAT NAPZA PADA ANAK USIA REMAJA DALAM RANGKA PENCEGAHAN KURIR PEREDARAN NARKOBA DI LINGKUNGANSEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 20 KENDARI Nurramadhani A. Sida; Sabarudin; Mulyono; Andi Hikma Jaya; Evi Silvia; Risqa Mutiara Rustan; Wa Ode Nur Asriani Sirza
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i7.2652

Abstract

Penyalahgunaan narkotika, zat psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) merupakan masalah serius yang mengancam kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi muda. Secara global, jumlah pengguna narkoba dilaporkan melebihi 296 juta, sementara di Sulawesi Tenggara, tercatat 374 kasus kriminal terkait narkoba yang melibatkan 459 tersangka pada tahun 2025. Kota Kendari merupakan daerah yang membutuhkan perhatian, karena prevalensi penyalahgunaan narkoba diperkirakan mencapai 1% dari populasi. Ancaman ini juga menargetkan lingkungan pendidikan, termasuk keterlibatan siswa dalam penyalahgunaan zat psikoaktif baru dan metode distribusinya melalui sistem “tempel”. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendidik siswa SMP 20 Kendari tentang bahaya NAPZA dari perspektif hukum berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 dan dampak kesehatannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendidikan partisipatif melalui konseling interaktif, diskusi, analisis kasus, dan simulasi penolakan tekanan teman sebaya. Selama kegiatan tersebut, siswa menunjukkan keterlibatan aktif melalui pertanyaan, tanggapan, dan partisipasi dalam simulasi. Materi yang disajikan mencakup jenis-jenis NAPZA, dampak kesehatan, konsekuensi hukum, dan taktik manipulasi para pengedar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan partisipatif dapat digunakan sebagai strategi promotif dan preventif untuk memperkuat kewaspadaan siswa terhadap penyalahgunaan NAPZA.