Euvanggelia Dwilda F
Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Kurangnya Dukungan Suami Pada Kehamilan Tidak Diharapkan: Sebuah Laporan Kasus Riza Saputri Alistianti; Euvanggelia Dwilda F; Woro Setia Ningtyas
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 6 (2026): Volume 13 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i6.23934

Abstract

Kehamilan tidak diharapkan merupakan kondisi ketika kehamilan terjadi tanpa kesiapan atau keinginan salah satu maupun kedua pasangan, yang sering berkaitan dengan rendahnya dukungan suami dan berisiko mempengaruhi keputusan reproduksi. Seorang perempuan berusia 32 tahun dengan kehamilan tidak diharapkan tidak melakukan pemeriksaan antenatal akibat penolakan dan kurangnya dukungan suami. Pasien mengonsumsi obat penggugur kandungan secara mandiri hingga mengalami intrauterine fetal death (IUFD) disertai parsial HELLP syndrome, hipoglikemia, hipokalemia, dan gangguan metabolik yang memerlukan stabilisasi kondisi serta terminasi kehamilan di rumah sakit rujukan. Selama perawatan hingga masa nifas, pasien tidak memperoleh dukungan emosional, instrumental, informasional, maupun penghargaan dari suami. Bidan memberikan asuhan berupa stabilisasi kondisi, pemantauan nifas, konseling psikologis, edukasi kesehatan reproduksi, konseling kontrasepsi, serta tindak lanjut melalui telehealth. Kasus ini menunjukkan bahwa kurangnya dukungan suami diduga berkontribusi terhadap penolakan kehamilan, rendahnya pemanfaatan pelayanan antenatal, dan pengambilan keputusan reproduksi yang tidak aman sehingga meningkatkan risiko komplikasi maternal dan perinatal. Oleh karena itu, diperlukan asuhan kebidanan yang holistik, berpusat pada perempuan, berbasis keluarga, serta didukung konseling pasangan untuk mencegah terulangnya kehamilan tidak diharapkan beserta komplikasinya.