Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Layanan, Promosi dan Kepercayaan terhadap Minat Masyarakat dalam Menggunakan Tabungan Haji Muamalat Azika Dwi Nur Hafifah; Trischa Relanda Putra
Journal of Management, Accounting, and Administration Vol. 2 No. 3: January - March 2026
Publisher : Institut Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jomaa.v2i3.200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, promosi, dan kepercayaan terhadap minat masyarakat dalam menggunakan produk Tabungan iB Hijrah Haji pada Bank Muamalat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada nasabah dan masyarakat yang menjadi sasaran produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, promosi, dan kepercayaan menunjukkan bahwa X1 memiliki nilai f² sebesar 0.021 terhadap X3 dan 0.007 terhadap Y, yang mengindikasikan kontribusi yang sangat minimal dan tidak relevan dalam menjelaskan preferensi terhadap produk. X2 menunjukkan nilai f² sebesar 0.214 terhadap X3, yang termasuk dalam kategori sedang hingga kuat, menandakan peran penting X2 dalam membentuk X3. Kontribusi X2 terhadap Y sebesar 0.052, meskipun rendah, tetap menunjukkan efek yang dapat diukur dalam model.
Evaluating Halal Certification Assessment on Madurese Tourism Destination Shofiyun Nahidloh; Lailatul Qadariyah; Firman Setiawan; Trischa Relanda Putra; Tri Pujiati
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Sharia IAIN Madura collaboration with The Islamic Law Researcher Association (APHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-lhkam.v20i2.14913

Abstract

This study assesses halal certification and implementation of halal tourism practices in selected tourist destinations on Madura Island, Indonesia, namely Pasarean Syaikhona Kholil, Asta Tinggi, Lon Malang Beach and Bukit Tinggi Daramista. Using a qualitative case study design, data were gathered through in-depth interviews, focus group discussions, participant observation and document analysis and were evaluated using halal tourism indicators derived from Islamic jurisprudence, national halal certification regulations, and ulama-based guidelines. The findings indicate that although these destinations do not formally designate themselves as halal tourism sites, they have substantially integrated halal tourism principles into their management and services as reflected in the availability of halal food and beverages, adequate worship facilities, cleanliness and sanitation, the absence of non-halal activities and strong managerial commitment to Islamic values supported by religious authorities. From the perspective of Islamic law particularly through the framework of maqāṣid asy-syarī’ah, fiqh mu’āmalah and fiqh al-ʿādāt, these practices demonstrate substantive compliance with Syarī’ah objectives in safeguarding religious observance, public welfare, moral integrity and economic justice. Nevertheless, the persistence of partial halal certification, limited disability-friendly infrastructure and fragmented Islamic information systems underscores the need for gradual institutional strengthening, improved regulatory coordination and closer collaboration with halal certification authorities to enhance the sustainability and legal certainty of halal tourism development in Madura.