Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Rasio Aktivitas untuk Menilai Efisiensi Penggunaan Total Aset pada PT Sido Muncul Tbk. Th. 2023 Zinatul Atiqah; Fatimatus Zahro; Yolanda Merdiana; Luluk Hanifa
Journal of Management, Accounting, and Administration Vol. 2 No. 3: January - March 2026
Publisher : Institut Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jomaa.v2i3.210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tingkat efisiensi penggunaan total aset pada PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. sepanjang tahun buku 2023 dengan menggunakan instrumen rasio aktivitas, khususnya Total Asset Turnover (TATO). Seiring dengan dinamika pasar pascapandemi yang penuh tantangan, perusahaan manufaktur dituntut untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya asetnya agar setiap rupiah yang tertanam dalam aktiva mampu dikonversi menjadi pendapatan secara produktif. Metode penelitian yang diterapkan dalam studi ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis tren operasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metodedokumentasi terhadap laporan keuangan tahunan konsolidasian PT Sido Muncul. Tbk. periode 2022 dan 2023 yang telah diaudit. Landasan teoretis yang digunakan merujuk pada prinsip manajemen keuangan mengenai rasio aktivitas untuk mengukur kecepatan perputaran aset dalam satu siklus operasional. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, PT Sido Muncul Tbk. mencatatkan nilai perputaran total aset sebesar 0,87 kali, yang menunjukkan penurunan efektivitas dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 0,95 kali. Penurunan ini dipicu oleh merosotnya angka penjualan bersih sebesar 7,8 persen, sementara di saat yang bersamaan total aset perusahaan mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,3 persen. Berdasarkan hasil interpretasi data, kinerja efisiensi penggunaan aset perusahaan pada tahun 2023 dikategorikan kurang optimal karena berada di bawah standar rata-rata industri dan tren historis perusahaan itu sendiri. Hal ini mengindikasikan adanya kapasitas aset yang belum termanfaatkan secara maksimal dalam menciptakan volume penjualan, sehingga manajemen perlu melakukan langkah strategis untuk meningkatkan utilitas aset tetap maupun lancar demi memperbaiki kinerja keuangan di periode mendatang.
Strategi Digitalisasi Koperasi dan UMKM dalam Menghadapi Dominasi Marketplace Modern Nor Laeli; Dewi Ayu Anggraini; Via Agustin Ni Matur Rohmah; Yolanda Merdiana; Alya Trigina Purwati
Journal of Management, Accounting, and Administration Vol. 3 No. 1: July - September 2026
Publisher : Institut Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jomaa.v3i1.250

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah memberikan dampak yang besar terhadap perubahan pola transaksi serta perilaku konsumen di era modern saat ini. Kehadiran marketplace modern mempermudah masyarakat dalam melakukan kegiatan jual beli dengan lebih cepat, praktis, dan efisien. Namun demikian, perkembangan marketplace yang semakin dominan juga menjadi tantangan bagi koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menjaga daya saing di tengah persaingan pasar digital yang semakin ketat.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi digitalisasi yang dapat diterapkan oleh koperasi dan UMKM dalam menghadapi dominasi marketplace modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur, yaitu mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti jurnal, artikel ilmiah, dan referensi lain yang relevan.Hasil kajian menunjukkan bahwa upaya digitalisasi koperasi dan UMKM dapat dilakukan melalui beberapa strategi, di antaranya pemanfaatan media sosial sebagai media promosi, penggunaan platform e-commerce, peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi digital, serta pengembangan inovasi produk dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Dengan menerapkan strategi digitalisasi secara tepat, koperasi dan UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta tetap bertahan dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang terus berkembang. AbstractThe advancement of digital technology has significantly impacted changes in transaction patterns and consumer behavior in the modern era. The presence of modern marketplaces has made it easier for people to conduct buying and selling activities in a faster, more practical, and efficient manner. However, the increasing dominance of these marketplaces also poses challenges for cooperatives and Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in maintaining their competitiveness amid intensifying digital market competition.This study aims to examine digitalization strategies that can be implemented by cooperatives and MSMEs in response to the dominance of modern marketplaces. The research method employed is a descriptive qualitative approach using a literature study, which involves collecting data from journals, scientific articles, and other relevant sources.The findings indicate that digitalization efforts for cooperatives and MSMEs can be carried out through several strategies, including the utilization of social media as a promotional tool, the use of e-commerce platforms, improving human resource competencies in digital technology, and developing product and service innovations based on consumer needs. By implementing appropriate digitalization strategies, cooperatives and MSMEs are expected to enhance their competitiveness and sustain their existence in the rapidly evolving digital economy.