Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STANDARDISASI PROSES MANUFAKTUR UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM INDUSTRI GENTING PRINGSEWU LAMPUNG Juniwati Juniwati; Muhammad Suryo Panotogomo Abi Suroso; Sherin Ramadhania; Dian Fajarika; Nia Sastra Permata
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 5, No 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/cecd.v5i1.39696

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan standardisasi proses manufaktur guna meningkatkan daya saing UMKM industri genting di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Permasalahan utama mitra terletak pada proses produksi tradisional yang sangat bergantung pada intuisi dan kondisi cuaca, sehingga menghasilkan variasi kualitas produk yang tinggi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang diintegrasikan dengan alat manajemen kualitas SIPOC (Supplier, Input, Process, Output, Customer) dan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemetaan proses bisnis berhasil mengidentifikasi titik kritis pada tahap pengeringan dan pembakaran yang memicu cacat produk. Melalui penyusunan SOP partisipatif dan pendampingan teknis, terjadi transformasi pola kerja mitra dari sistem berbasis pengalaman individu menuju sistem operasional yang lebih terukur dan semi-terstandar. Kesimpulannya, standardisasi ini efektif meningkatkan konsistensi mutu dan kualitas manajerial UMKM. Meskipun demikian, keterbatasan infrastruktur pengeringan mekanis tetap menjadi tantangan utama. Rekomendasi ke depan difokuskan pada modernisasi teknologi produksi serta digitalisasi pelaporan mutu untuk menjamin keberlanjutan industri di masa depan.
Job Safety Analysis as a Sustainable Solution for Hazard Identification and Control in the Sugarcane Klentek Frame Fabrication Process at PT. XYZ Achmad Samudra Dewantara; Sherin Ramadhania; Nia Sastra Permata; Muhammad Suryo Panatagomo Abi Suroso; Eka Rachmadi Endarta Putra
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v5i2.3613

Abstract

This study applies Job Safety Analysis (JSA) as a qualitative method to manage occupational safety and health (OSH) risks in the production of the Frame Klentek Tebu component at PT. XYZ, an agricultural machinery company. Despite having existing OSH programs, the company continues to face high-frequency incidents of near-misses and Lost Time Injuries, mainly due to heavy machinery use, welding, and painting. The initial analysis suggests that these accidents are caused by procedural lapses and inadequate hazard identification at the task level. The JSA process involved analyzing key tasks Cutting, Fit-Up, Welding, Primer Painting, and Finishing Painting to identify hazards such as falling materials, electric shock and burns during welding, and chemical inhalation during painting. A significant finding was the non-compliance with Personal Protective Equipment (PPE), largely due to operator habits. The research proposed a control hierarchy, prioritizing Elimination (e.g., chamfering sharp edges, replacing forklifts with automated conveyors) and Engineering Controls (e.g., proper grounding systems, installing barriers). This JSA serves as an essential tool for embedding safety into Standard Operating Procedures (SOPs), ensuring business continuity, and creating a safer work environment at PT. XYZ.