Roy Nuary Singarimbun
Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of WebRTC Video Streaming Scalability in a Broadcaster-Viewer Model Using Scenario-Based Load Testing Achmad Torikul Huda; Doni El Rezen Purba; Roy Nuary Singarimbun; Muhammad Chaizir; Kevin Ilham Apriandy
JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 8 No. 1 (2026): JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika, Edisi Mei 2026
Publisher : Yayasan Kita Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53842/juki.v8i1.2607

Abstract

This study assesses the Quality of Service (QoS) performance of a Web Real-Time Communication (WebRTC)-based video streaming system operating on a local network utilizing a broadcaster-viewer model. The system was constructed with Node.js as the local server, accompanied by broadcaster and viewer web pages that facilitate laptop camera and microphone streaming, video conferencing, camera effects, and MP4 media playback. The research strategy utilized experimental performance evaluation through a scenario-based load testing approach and Quality of Service benchmarking. Testing was performed across three scenarios: one broadcaster with one viewer, one broadcaster with two viewers, and one broadcaster with three viewers. The examined QoS characteristics encompassed throughput, packet loss, delay, and jitter, assessed utilizing Wireshark. The test findings indicated that throughput escalated with the increase in viewers, rising from 2.525 Mbps in Scenario 1 to 5.026 Mbps in Scenario 3. Packet loss remained minimal throughout all scenarios, however it increased to 0.2% in Scenario 3. Scenario 2 had the largest average delay at 751.92 ms, whilst Scenario 3 demonstrated the lowest average delay at 349.06 ms and the minimal average jitter at 1.645 ms. The findings demonstrate that WebRTC can provide multi-viewer local streaming with steady performance; yet, a rise in watchers necessitates meticulous management of bandwidth and network stability to preserve video content quality.
Perancangan Sistem Informasi Media Pembelajaran dalam Pengenalan Objek Menggunakan Teknologi Augmented Reality Muhammad Chaizir; Roy Nuary Singarimbun; Achmad Torikul Huda; Doni El Rezen Purba; Anni Zulfia; Arif Rahman
JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 8 No. 1 (2026): JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika, Edisi Mei 2026
Publisher : Yayasan Kita Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53842/juki.v8i1.2761

Abstract

Augmented Reality adalah teknologi yang dapat mengubah objek virtual dalam bentuk dua dimensi (2D) atau tiga dimensi (3D) menjadi objek yang tampak nyata. Perkembangan teknologi informasi berbasis mobile atau Android memudahkan pembelajaran materi pengenalan bentuk dan pengenalan objek. Materi pembelajaran dapat divisualisasikan menjadi objek 3D sehingga lebih mudah dipahami saat digunakan sebagai media pembelajaran. Media Pembelajaran AR dapat memvisualisasikan konsep pembelajaran sains untuk pemahaman dan struktur model objek, menjadikan AR sebagai media yang lebih efektif, inovatif, dan menyenangkan. Media yang dikembangkan dapat digunakan pada smartphone dengan sistem Android dan dalam pembuatannya menggunakan aplikasi Unity. Hasil penelitian ini dibuat sebagai media belajar yang lebih menarik untuk anak usia dini. melalui tampilan objek 3D yang muncul dari kartu, anak bisa mengenal hewan, tumbuhan, dan benda sehari-hari dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami. Pendekatan visual ini membantu anak belajar sambil bermain, jadi mereka tidak cepat bosan. Dari proses pengembangan sampai pengujian, aplikasi ini terbukti bisa membantu anak memahami bentuk dan karakter objek secara lebih jelas. Selain itu, orang tua atau guru juga bisa ikut mendampingi, sehingga proses belajarnya tetap terarah. Secara keseluruhan, pengenalan objek layak digunakan sebagai alat bantu belajar tambahan, terutama untuk materi pengenalan dasar.