p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Education Curiosity
Arifah Nur Ainiyah
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cara Memperoleh Ilmu dalam Perspektif Islam: Telaah Epistemologis atas Wahyu, Akal, Pengalaman, dan Metode Ilmiah Arifah Nur Ainiyah; Safira Aulia Putri; Zidny Isyah Alkamil; M Yunus Abu Bakar
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 3 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i3.2107

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara epistemologis bagaimana cara memperoleh ilmu dalam perspektif Islam dengan mengedepankan pada peran wahyu, akal, pengalaman, dan metode ilmiah sebagai sumber serta instrumen pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer dalam bidang filsafat pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam Islam, wahyu ditempatkan sebagai sumber kebenaran utama yang memberikan kerangka normatif dan orientasi nilai bagi aktivitas keilmuan, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an tentang pentingnya membaca dan mencari ilmu. Akal berperan sebagai alat untuk memahami tanda-tanda Tuhan dan melakukan penalaran rasional, sedangkan pengalaman empiris menjadi perantara verifikasi terhadap fenomena alam dan sosial. Selain itu, metode ilmiah dalam perspektif Islam dipandang selaras dengan prinsip tadabbur dan tafakkur sebagai proses sistematis dalam menemukan kebenaran. Integrasi keempat unsur tersebut membentuk kerangka epistemologis yang holistik dan seimbang antara dimensi spiritual dan rasional-empiris. Dengan demikian, pemahaman terhadap epistemologi Islam penting dalam merumuskan paradigma pendidikan yang integratif dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern tanpa mengabaikan nilai-nilai etika dan transendensi.
Relevansi Sejarah Pemikiran Pendidikan Islam: Dari Landasan Filosofis hingga Inovasi Pendidikan Kontemporer Arifah Nur Ainiyah; Dela Auliya Mufidatul Ummah; M Yunus Abu Bakar
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 3 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i3.2158

Abstract

Sejarah pemikiran pendidikan Islam memegang peranan fundamental sebagai dasar filosofis dalam membangun sistem pendidikan yang berlandaskan nilai tauhid, akhlak, serta integrasi keilmuan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi warisan pemikiran pendidikan Islam dalam merespons tantangan pendidikan masa kini, terutama dalam konteks inovasi dan pembaruan pemikiran. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur klasik maupun kontemporer dalam bidang pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran tokoh-tokoh pendidikan Islam klasik tidak hanya menjadi peninggalan sejarah, tetapi juga dapat dijadikan sumber inspirasi dalam mengembangkan model pembelajaran yang lebih adaptif, humanis, dan sesuai dengan konteks zaman. Di sisi lain, diperlukan adanya kritik yang bersifat konstruktif terhadap pemikiran yang cenderung tekstual dan kurang berkembang, sehingga dapat direkonstruksi agar selaras dengan perkembangan era modern. Oleh karena itu, penggabungan antara nilai-nilai filosofis historis dengan inovasi pendidikan kontemporer menjadi faktor penting dalam mewujudkan sistem pendidikan Islam yang relevan, dinamis, dan kompetitif di tingkat global.