Novelyarosa Ambar Chelsea Pailah
Universitas Cenderawasih

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fundamental Analysis and Stock Price Forecasting Using the Autoregressive Integrated Moving Average Method at PT AKR Corporindo Tbk Novelyarosa Ambar Chelsea Pailah; Muthia Putri Awalia; Riene Elisabeth Infasye Womsiwor; Salsabila Farsya Fadhilah Hairuddin; Radian Januari Situmeang; Kurniawan Patma
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Juny
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v8i1.3930

Abstract

This research basically aims to see where AKRA's stock price will move in the future, and the tool chosen to answer that is the ARIMA statistical method, which stands for Autoregressive Integrated Moving Average. The research has two goals: first, to build the most suitable model, and second, to use that model to predict AKRA's stock price, so investors aren't too in the dark when making decisions. The data used is sourced from Yahoo Finance, specifically the daily closing prices of AKRA stock ranging from 2021 to 2026. That time span is actually enough to capture various dynamics that occur, and the format in the form of a time series is perfect to be used as material for analyzing this model. The preparation steps themselves are not short; there are several stages that must be passed one by one and cannot be skipped carelessly. Initially, the data is checked to see if it is stationary or not through the ADF test. From there, the ACF and PACF charts are examined to read patterns and determine a reasonable model structure. To determine which model is the best, the reference is the AIC value. After selecting the model, the residuals are not immediately ignored; they are checked again through diagnostic tests to ensure nothing is overlooked. All of this is done in RStudio. The hope is that from this rather convoluted process, this study can provide a fairly clear picture of future AKRA price trends, through a valid ARIMA model that can be relied upon for projections over several upcoming periods.
PENGUATAN TATA KELOLA KELEMBAGAAN DAN PENATAAN MODEL BISNIS BUMKAM TUACA KAMPUNG KAYO BATU Novelyarosa Ambar Chelsea Pailah; Jitro Carl Stevan Tandi; Joice Ta’bi; Inovasi Talita Mandripon; Herold Efandel Warkerkwa; Gloria Alnibeth Rumangkito; Sisilia Kukimuna Amewop; Farida Farida; Jela Ramsis Tabuni; Pisi Bethania Titalessy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62134

Abstract

Papua memiliki sumber daya lokal yang dapat menjadi peran strategis bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam). Akan tetapi, BUMKam banyak mengalami kendala dalam penurunan produktivitas lokal dan disfungsi kelembagaan. Berbagai kendala seperti aktivitas operasional, sistem tata kelola keuangan, dan strategi pemulihan dan pengembangan BUMKam Tuaca di Kampung Kayo Batu dianalisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang diintegrasikan dengan pengumpulan data kualitatif, meliputi observasi lapangan, audit keuangan terstruktur, dan wawancara pemangku kepentingan. Tata kelola BUMKam Tuaca yang mengalami krisis tetap dialami, meskipun sudah memperoleh legalitas hukum melalui Peraturan Kampung No. 3 Tahun 2023 dan Sertifikat AHU-04191.AH.01.33 Tahun 2023. Struktur kepengurusan terus berkurang hingga menyisakan direktur ketua yang bertugas tanpa adanya Surat Kepengurusan (SK) secara resmi. Direktur utama BUMKam terpaksa menggunakan dana pribadinya untuk menalangi biaya operasional sebesar Rp7.500.000 yang diakibatkan oleh pembekuan pencairan dana APBK dan ketidaksesuaian pelaporan keuangan sesuai standar SAK EMKM. Kendala semakin meningkat ketika aset biologis mudah terkena sabotase oleh orang tidak dikenal dan gagal menyesuaikan diri pada lingkungan sekitarnya. Untuk menangani kendala-kendala tersebut, dilakukan rancangan perbaikan komprehensif melalui penguatan kelembagaan, pelaporan keuangan sesuai SAK EMKM, penataan ulang melalui Business Model Canvas (BMC), dan pemetaan unit usaha yang menggabungkan sektor perikanan, pariwisata bahari, dan kerajinan tanah liat atau tembikar.